Advokatnews, NTT – Kisah pilu terjadi menimpa Siswa Sekolah Dasar di Kabupaten Ngada Nusa Tenggara Timur menuliskan curahan hatinya Secarik kertas untuk ibunda demi meringankan beban hidup Orang tua anak siswa Sekolah SD kelas IV rela mengakhiri hidup gantung diri karena tidak mampu Membeli Buku dan Pena.Kamis 5 Pebuari 2026
Kematian YBS (10), yang diduga akibat bunuh diri, adalah tragedi kemanusiaan.
Siswa kelas IV sekolah dasar di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur, itu putus asa dengan keadaan yang dialaminya.
“Bermula Saat Anak Siswa SD”dikutip Cuitan Netizen medsos” meminta uang untuk membeli buku dan pena seharga kurang dari Rp 10.000, ibunya MGT (47) menjawab: mereka tak punya uang
Keluarga Kurang Mampu Masyarakat (Miskin) Apabila misal pihak Sekolah Membebani Bayar SPP dan LKS, kisah terjadi sekarang ini cuma Hanya untuk membeli buku tulis dan Pena orang tua Siswa keluarga Miskin menjerit Lirih
Bagi keluarga mereka, mendapatkan uang dengan nominal itu memang tidak mudah. Rp 10.000 saja sulit bagi mereka yang tergolong masyarakat miskin
MGT bekerja sebagai petani dan buruh serabutan. la janda yang menafkahi lima anak
Bahkan, untuk mengurangi beban MGT, korban diminta tinggal bersama neneknya yang berusia sekitar 80 tahun di sebuah pondok. tidak jauh dari pondok itulah korban mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di dahan pohon”.pungkas Cuitan.(U.TLY.Red)