Terkait Meninggalnya Perawat Aceh Selatan, Anggota DPRK Aceh Selatan Meminta Pelayanan RSUYA Harus Optimal

Facebooktwitterredditpinterestlinkedinmail

Advokatnews|Aceh Selatan -Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Selatan, Yenni Rosnizar, SKM Anggota Komisi III menyikapi terkait meninggalnya salah seorang Warga yang berprofesi sebagai perawat saat menjalani Operasi melahirkan di rumah sakit di Yuliddin Away Tapaktuan, Jum’at (07/08/2020).

“Mungkin karena keterbatasan tenaga medis sehingga penanganan terhadap pasien menjadi tidak efektif, apalagi
Banyak tenaga medis yang di isolasi akibat Covid-19”

Yeni Rosnizar Anggota DPRK yang membidangi kesehatan menilai pemerintah belum optimal dalam melindungi petugas medis yang berjuang di garda terdepan dalam penanganan Covid-19. Hal ini terlihat dari sejumlah tenaga medis yang justru ikut terpapar Covid-19.

“Sebagai garda terdepan penanganan Covid-19, pekerja kesehatan adalah kelompok yang paling rentan terpapar oleh pasien di fasilitas-fasilitas kesehatan, fakta bahwa banyak dari mereka terinfeksi menunjukkan kurang optimalnya perlindungan pemerintah kepada mereka,” kata Yeni Rosnizar.

Ini membahayakan pekerja kesehatan, pasien, keluarga dan kerabat bahkan masyarakat,” sambungnya.

Yeni Rosnizar juga meminta Ketegasan Kebijakan yang lebih tegas supaya bisa memutuskan mata rantai atau meminimalisir potensi penularan, selain itu Yeni Rosnizar juga mendesak dan berharap kepada pemerintah aceh selatan untuk melakukan lock down total 14 hari.

” Tidak ada alasan buat kita untuk tidak menerima kebijkan pemerintah daerah dalam menerapkan kebijkan PSBB,sosial distancing bahkan lock down total untuk sementara waktu karna masyarakat selama pandemi ini juga sudah menerima bantuan lansung tunai (blt) oleh pemerintah dan kebijakan ini dilakukan demi keselamalatan dan kepentingan bersama” lanjutnya.

Yeni Rosnizar menambahkan, sepanjang pemerintah mampu meyakinkan masyarakat bahwa pemerintah siap menangani wabah ini, saya yakin 100 persen masyarakat tidak akan panik dan melakukan tindakan irasional.

Dan Ia berharap semoga pandemi ini cepat berlalu, kesehatan dunia kembali pulih dan tenaga medis kembali stabil. Pungkasnya (Zulfandi)

Facebooktwitterlinkedininstagramflickrfoursquaremail