Tangkal Paham Radikalisme,Kodim 1805/Raja Ampat Kembali Gelar Sosialisasi

Facebooktwitterredditpinterestlinkedinmail

Raja Ampat, Advokatnews – Guna menangkal adanya paham radikalisme,di wilayah kabupaten Raja Ampat,Papua Barat. Kodim 1805/Raja Ampat kembali menggelar sosialisasi, di Balai Wayag,kantor Bupati Raja Ampat,Waisai,ibukota kabupaten Raja Ampat,Rabu (12/2/2020) Pagi.

Dandim 1805/Raja Ampat Letkol Infantri  Josef Paulus Kaiba menyampaikan,sosialisasi ini dalam rangka untuk  mencegah adanya bahaya paham radikalisme di Indonesia,khususnya di wilayah kabupaten Raja Ampat.”Untuk itu,perlu adanya sinergitas semua pihak dalam meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebarluasan paham radikalisme dan terorismen di Raja Ampat,”tuturnya.

Dalam materinya,Dandim menjelaskan, dengan situasi saat ini,kita  harus waspada terhadap permasalahan yang bisa mengancam persatuan bangsa dalam bentuk gerakan saparatisme,gerakan radikal kanan dan kiri serta terorisme.”Persatuan dan kesatuan bangsa yang berdasarkan pancasila harus terus terjaga  untuk menangkal paham radikalisme dalam menjaga stabilitas keamanan demi keutuhan NKRI,” kata dia.

Menurut Dandim,tujuan sosialisasi ini,agar seluruh masyarakat paham serta mendapat pencerahan untuk mencegah paham radikalisme diwilayah Raja Ampat dalam menghadapi tantangan dan persaingan yang semakin ketat dalam era globalisasi dan perubahan yang cepat dan mendasar.

“Bangsa indonesia masih dihadapkan dengan permasalahan dalam negeri yang mengancam persatuan dan kesatuan bangsa yang antara lain dalam bentuk gerakan separatisme, gerakan radikal kanan dan kiri, dan juga terorisme,”ungkap Dandim saat menyampaikan materinya dihadapan puluhan tokoh agama yang tergabung dalam Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Raja Ampat,dan ASN di lingkungan Pemerintah kabupaten (Pemkab) Raja Ampat serta tamu undangan lainnya.

Sementara,asisten 1 (satu) Setda Raja Ampat Bidang Pemerintahan,Muhiddin Umalelen menyampaikan,kepada seluruh elemen masyarakat dan semua pihak untuk bersinergitas dalam menjaga stablitas keamanan dalam negeri,khususnya di wilayah Raja Ampat.Tak lupa,asisten satu mengucapkan terimakasih dan juga berharap kegitan sosialisasi paham radikal ini terus berjalan.

“Guna meningkatkan kewaspadaan kita terhadap paham radikalisme,saparatis yang dapat memecah belah bangsa,dan dapat menggangu stabilitas keamanan di wilayah Raja Ampat,”tandas asisten satu.(Zainal)

Facebooktwitterlinkedininstagramflickrfoursquaremail