PARAH!!! PERUMAHAN PT.SINAR GRIYA UTAMA GELAPKAN SERTIFIKAT KONSUMEN

Facebooktwitterredditpinterestlinkedinmail

AdvokatNews,

Karawang – Kurangnya perhatian dari pemerintah menyebabkan pelaku usaha Property bertindak semaunya sendiri. Hal ini dirasakan oleh penduduk yang tinggal di dalam  perumahan MAHKOTA REGENCY. Pasalnya para konsumen perumahan yang membeli secara Cash  maupun yang kreditnya telah lunas belum bisa mendapatkan sertifikat kepemilikan atas rumah yang di tempatinya saat ini.

BACA JUGA: “SEGERA PROSES HUKUM” BOS ZAM PROPERTY

Ketika dipertanyakan oleh beberapa warga kepada pemilik perumahan tersebut selalu berkilah dengan beribu alasan. Hingga kekesalan salah satu warga memuncak dengan memberanikan diri melaporkan Pemilik Perumahan MAHKOTA REGENCY kepada pihak kepolisian resort karawang beberapa Minggu lalu, jelas (ad) saat kunjungan kami Advokat News ke perumahan MAHKOTA REGENCY di Desa Sirnabaya, Kecamatan Teluk Jambe Timur Karawang Jumat 5 April 2019.

Yang menjadi perhatian kami hingga saat berita ini terpublikasi adalah tentang perubahan Siteplan(Rencana Tapak) yang selalu berubah-ubah dengan mudahnya, hal sedemikian rupa apakah di benarkan? Hingga enam (6) kali Perubahan Siteplan. Sedangkan perumahan yang dimaksud sudah hampir terisi penuh dan telah berjalan hampir 10 tahun.

BACA JUGA: BERITA KATEGORI HUKUM 

Dugaan sementara pihak pengembang melalui PT. SINAR GRIYA UTAMA ingin mencari keuntungan besar dan melakukan konspirasi yang merugikan Pemerintah dengan pihak PUPR Kabupaten Karawang, hingga melegalkan Siteplan Perubahan yang terbaru dengan tidak terlebih dahulu melakukan peninjauan kelokasi dimana  perumahan tersebut berada. Terlihat dari Peta yang baru selesai sangat berbeda dengan apa yang ada di lapangan. Contoh kecil disalah satu blok mengacu gambar terbaru adalah bangunan perumahan, tetapi kenyataan yang ada di lokasi blok yang di maksud terbangun Kontrakan bertingkat lima(5) dengan memiliki ratusan kamar tidur milik si pengembang yakni PT. SINAR GRIYA UTAMA.

Hal ini menunjukkan betapa kinerja pemerintah Kabupaten Karawang terkait instansi yang berwenang lalai, atau memang segaja tutup mata?

Kalau terus dibiarkan hal sedemikian rupa terjadi dengan  tanpa adanya Perhatian dan tindakan khusus dari  Pemerintah terhadap si pengembang, di pastikan kedepannya akan banyak cerita yang jauh  lebih menarik perhatian masyarakat luas! Cepatlah berbenah, jangan biarkan benalu yang merugikan Pemerintah bisa dapat selalu hidup sehat di dalam  ketiak para pejabat yang korup. (Team Red)

Facebooktwitterlinkedininstagramflickrfoursquaremail