Kurangi Spesifikasi Pekerjaan Jalan,Disperkimtan Kabupaten Bekasi Diduga Ada Main!

Facebooktwitterredditpinterestlinkedinmail

Advokat News,

Bekasi –  Kurangnya perhatian para Pejabat dari Dinas terkait, membuat para Kontraktor semaunya bekerja. Hal ini membuat perhatian khusus bagi kami awak media Advokat News ingin lebih dalam lagi masuk dan mempelajari sistem kerja para kontraktor didalam mendapatkan pekerjaan tersebut.

Isu yang terdengar tajam ditelinga terkait cara mendapatkan sebuah pekerjaan di Dinas adalah dengan membelinya dari tangan penguasa.

Lebih sadis nya lagi kami mendengar masing-masing pekerjaan yang dibawah 200 juta itu dibayar para kontraktor dengan nominal uang sangat fantastis mencapai 10% dari nilai kontrak.

Hal ini masih kami dalami dengan kepastian data yang mengikat, sebagai bentuk dukungan kami atas program pemerintah dalam penanganan permasalahan korupsi.

Kecamatan Setu, RT 02/01, ditahun anggaran 2018 silam, ada salah satu kegiatan yang bersumber dari dana APBD,untuk pengecoran jalan lingkungan, dengan biaya sebesar Rp.112.418.000; ,dengan no SPK 458, dan waktu pekerjaan 90 hari.

Dari hasil pantauan team Redaksi kelokasi tersebut terlihat adanya penyimpangan terjadi. Terkait perjanjian yang di tandatangani oleh CV: CMJ, pekerjaan tersebut keluar jalur dari perjanjian kontrak. Seperti halnya dengan ketinggian yang di tentukan adalah 15 cm, fakta yang ada hanya 7cm dan juga tidak menggunakan alas pelastik sebagai dasar penahan pengeras cor agar tidak  terbuang ketanah langsung.

Seperti data pelengkap yang kami miliki, bahwasanya pekerjaan CV, CMJ syarat korupsi. Hal ini dikarenakan lemahnya sistem pengawasan pelaksanaan kegiatan, dan mungkin juga adanya permainan Mata antara pemborong dengan instansi yang berwenang. Dan  masyarakat sebagai user dari pekerjaan tersebut sudah dirugikan.

Pertanggung jawaban dari semua pekerjaan yang syarat korupsi ini harus segera diproses hukum, terhadap kontraktor yang sudah mengerjakannya. Harapan kami awak media kepada institusi penegak hukum segera mengambil tindakan, agar kedepannya bisa menjadi perhatian khusus bagi mereka yang ingin berbuat curang didalam menjalankan setiap pekerjaan nya. (zw)

Facebooktwitterlinkedininstagramflickrfoursquaremail