IWO Karawang: Usut Kasus Kekerasan Terhadap Wartawan

Facebooktwitterredditpinterestlinkedinmail

Advokatnews,

Karawang – Ikatan Wartawan Online (IWO) Karawang memprotes dugaan aksi kekerasan oknum polisi terhadap insan pers di Bandung, saat meliput acara Hari Buruh Internasional atau May Day, Rabu (1/5/2019).

Ketua IWO Karawang, Ega Nugraha berharap kasus ini bisa diusut tuntas.

Menurut Ega Pasal 8 Undang Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers menyatakan, dalam menjalankan profesinya jurnalis mendapat perlindungan hukum.

Tindakan kekerasan terhadap jurnalis tidak dapat dibenarkan dengan alasan apapun.

“Kami berharap kasus ini segera diusut,” tandas Ega.

Diketahui, dua wartawan yakni fotografer media Tempo Prima Mulia dan jurnalis freelanceIqbal Kusumadireza diduga dipukul oleh polisi saat sedang meliput peringatan hari buruh internasional yang berpusat di Gedung Sate, Bandung.

Reza mengungkapkan sekitar pukul 11.30 WIB, ia dan Prima berkeliling sekitar Gedung Sate untuk memantau kondisi pergerakan massa buruh yang akan berkumpul di Gedung Sate.

Saat tiba di Jalan Singaperbangsa, sekitar Dipatiukur, Bandung mereka melihat ada keributan antara polisi dengan massa yang didominasi berbaju hitam-hitam. Mereka juga mengaku melihat massa berbaju hitam tersebut dipukuli oleh polisi. (*/Int)

Facebooktwitterlinkedininstagramflickrfoursquaremail