Diduga Tak Sesuai S.O.P, FORKAB Pandeglang Desak Pemprov Banten Tinjau Perusahaan Tambak Udang Ditegalkapak

Facebooktwitterredditpinterestlinkedinmail

Advokatnews, Pandeglang | Banten – Forum Komunikasi Aktivis Banten (FORKAB) Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten mendesak Pemerintah untuk segera melakukan tindakan tegas terhadap salah satu Perusahaan Tambak Udang yang berlokasi di Kampung Tegalpapak Desa Tegalpapak Kecamatan Pagelaran Kabupaten Pandeglang – Banten yang diduga tidak sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP).

Berdasarkan hasil investigasi FORKAB, perusahaan tambak tersebut disinyalir sudah berjalan selama 2 tahun, dengan luas lahan sekitar 5.000 M³, namun dilokasi perusahaan tidak ditemukan adanya IPAL atau Penampung Limbah.

“Setelah adanya aduan dari warga, Kami langsung melakukan investigasi ke lapangan (05/02/2021), yakni ke lokasi perusahaan tambak udang tersebut tetapnya di dekat BTN Kampung Tegalpapak Desa Tegalpapak Kecamatan Pagelaran Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten. Kata Nana Sujana Akbar Ketua Umum Forum Komunikasi Aktivis Banten (FORKAB) saat dikonfirmasi awak media, Sabtu, (06/02/2021).

Nana Sujana mengaku jika pihaknya sudah mencoba melakukan konfirmasi dengan pemilik perusahaan tersebut, namun hasil yang diperoleh dari pihak karyawan perushaan itu, pemilik perusahaan sedang tidak ada ditempat. Sehingga kata Nana Sujana, pihaknya tidak mendapatkan keterangan lebih lanjut.

“Kami sudah berusaha menemui pihak pemiliknya, namun kata salah satu karyawan perusahaan yang bernama Durja selaku Tenaga Mekanik di Perusahaan Tambak tersebut menerangkan bahwa Mr. RM selaku pemilik sedang tidak ada ditempat dikarenakan sedang sakit”. Ungkapnya.

Nana Sujana Menduga, jika perusahaan tambak tersebut milik perorangan, karena tidak ditemukannya plang atasnama perushaan PT dilokasi, bahkan disinyalir, kegiatan perusahaan tersebut tak hanya tidak sesuai SOP melainkan bahwa perusahaan tambak udang tersebut diduga tidak mengantongi Izin.

“Oleh karena itu, Kami meminta kepada Pemprov Banten khsusnya pihak intansi terkait yakni DLHK Provinsi dan juga Satpol PP Provinsi Banten untuk segera turun meninjau ke lapangan”. Tandasnya.

Sementara pihak media masih berusaha untuk melakukan konfirmasi kepihak perusahaan hingga berita ini ditayangkan. (Na)

Facebooktwitterlinkedininstagramflickrfoursquaremail