Diduga Ketua Lembaga PonPes AL HASBIYYAH Kalangsari Rengasdengklok Bantah Telah Terima Bantuan BOP 2020 dari Pemerintah

Facebooktwitterredditpinterestlinkedinmail

Advokatnews | Karawang – Carut marut beredar disalah satu Lembaga pendidikan Pondok Pesantren AL HASBIYYAH dusun pulosari desa Kalangsari kecamatan Rengasdengklok Kabupaten Karawang, lembaga tersebut Terdaftar penerima manfaat, terdaftar di lampiran 1.

Keputusan pejabat pembuat komitmen direktur pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren direktorat jenderal pendidikan islam nomor 6007 tahun 2020, tentang penetapan penerima bantuan operasional pendidikan tahun  anggaran  2020 tahap 3 nomor urut 122, namun sangat janggal alamat ponpes tersebut, spanduk atau papan nama yg semestinya dipampang diwilayah desa Kalangsari, namun faktanya dipampang ditempat lain desa, yaitu dipampang didesa Kalangsurya.

Menurut warga Kalangsurya “bangunan yang dipampang spanduk ponpes AL HASBIYYAH bukan bangunan ponpes tapi bangunan sekolah  madrasah. Kalau bangunan ponpesnya saya tidak tahu” ujar warga, senin (28/12/2020).

dirumah kediaman ketua PonPes Al Hasbiyyah,  dijelaskan oleh H. Nurjaya Saputra selaku ketua ponpes “bahwa sebenarnya  bangunan ponpes induk adalah terletak didesa Kalangsari adapun dipampangnya spanduk papan nama ponpes dipasang didesa kalangsurya Karena bangunan dilokasi tersebut adalah bangunan pengembangan dari Desa Kalangsari”, ucap H. NURJAYA.

“Sehubungan anak didik atau santri kebanyakannya dari warga tetangga desa yang mayoritas bersebrangan dengan jalan raya maka didirikanlah bangunan dilain Desa”.

Selanjutnya awak media mempertanyakan terkait dana Bantuan Operasional Pendidikan BOP PONPES berjumlah sesuai data RP = 40.000.000.(empat puluh juta rupiah), dengan Arogansi H. Nurjaya menghambat fungsi tugas wartawan yang sudah sesuai UU No.40 Tahun 1999, dengan melarang wartawan meliput atau merekam.

H. Nurjaya mengatakan kepada media “jangan merekam pembicaraan tolong matikan rekaman”, ucap H. Nurjaya.

dengan nada tinggi layaknya preman pasar beliau pun mengatakan “selama ini bahkan sampai saat ini saya  tidak pernah menerima bantuan dana dari pemerintah, apalagi dana BOP untuk ponpes justru makna kepanjangan BOP saja saya tak ngerti”, ujarnya.

Menyikapi jawaban Ketua ponpes yang namanya terpampang disekolah dengan dengan gelar S.Pd, sangatlah mustahil seorang H. Nurjaya Saputra tidak mungkin Awam makna kepanjangan BOP (Bantuan Operasional Pendidikan) ada apa gerangan..? ataukah ada apa apanya.??
(UR /TLY)

Facebooktwitterlinkedininstagramflickrfoursquaremail