Bupati Karawang dan Sekda Berikan Arahan Kepada Para THL

Facebooktwitterredditpinterestlinkedinmail

Advokatnews,

Karawang – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang berikan arahan kinerja seluruh Tenaga Harian Lepas (THL) di lingkungan Pemkab. Evaluasi kinerja langsung dipimpin oleh Bupati Karawang, dr. Hj. Cellica Nurrachadiana dan Sekretaris Daerah Karawang, Drs. H. Acep Jamhuri, Msi di aula Gedung Husni Hamid, Pemda Karawang. Senin (5/8/2019).

Evaluasi tersebut untuk meningkatkan kinerja para THL yang bekerja di dinas masing-masing. Bupati Karawang menyebutkan, bakal bertindak tegas kepada THL yang memiliki etos kerja yang kurang baik. Sementara, untuk THL yang memiliki etos kerja dan memiliki tanggung jawab pada pekerjaannya, bakal diberikan reward atau bonus.

Tindakan tersebut bisa berupa pemecatan atau mutasi. Dikatakan Bupati, harus diakui bahwa tenaga para THL sangat dibutuhkan untuk pelayanan Pemkab Karawang kepada masyarakat. Namun, ada beban anggaran yang tidak kecil yang dikeluarkan Pemkab untuk membayar honor THL yang jumlahnya sangat banyak.

“Sehingga kita minta kerja samanya kepada teman-teman. Ada peluang untuk naik ke PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja). Ya mohon maaf, lebih ditingkatkan lagi kinerjanya. Karena banyak teman-teman THL yang kerjanya rajin,” kata Bupati.

Bupati juga menegur kepala dinas agar tidak sembarang mengangkat THL. Harus sesuai kebutuhan dan kualifikasi pendidikan yang sesuai. Apalagi adanya unsur nepotisme. “Jangan sampai lulusan peternakan kerja di Dinas PUPR misalnya. Itu kan gak sesuai dengan bidangnya,” katanya.

Sementara, Sekda Karawang, menjelaskan tenaga THL atau non-PNS lebih banyak ketimbang pegawai PNS. Ada beberapa faktor, diantaranya adanya masa pensiun PNS, moratorium pengangkatan PNS, dan faktor lain. Jumlah THL di seluruh dinas di lingkungan Pemkab Karawang hampir 3000an. Itu tentunya membebankan APBD untuk honor. Oleh karena itu, ia meminta agar para THL tidak pasif. Tapi bisa memberikan inovasi yang membangun citra dan kemajuan Pemkab Karawang.

“THL ini kan dibayar dari APBD, dari uang rakyat, jadi ya kinerjanya memang harus ditingkatkan. Produktivitas harus meningkat. Betul THL sangat membantu PNS menyelesaikan pekerjaannya. Tapi catatan kami ada banyak juga THL yang kinerjanya perlu disorot,” katanya.

Ke depan, ia meminta kepala dinas agar lebih selektif lagi dalam mengangkat THL. “Harus sesuai latar pendidikan. Minimal pengalaman kerja. Di Banyuwangi, peran THL ini sangat vital. Kemajuan wisata dan budaya mereka berkat THL yang kreatif,” katanya. (red/dis)

Facebooktwitterlinkedininstagramflickrfoursquaremail