Warga dan Beberapa Aliansi Meminta agar jalan Tol Digeser dari Titik Mata Air

Facebooktwitterredditpinterestlinkedinmail

AdvokatNews | Bitung Sulawesi utara-   Warga dan beberapa aliansi menolak bilah jalan tol bitung manado terletak di titik mata air (air hujan) yang bertempat di kelurahan (GIPER) giri’an permai kecamatan giri’an kota bitung karena mata air tersebut penting para warga sekitarnya dan sangat di perlukan, senin (23/11/2020).

Menurut kemauwan warga masyarak dan perlindungan air proyek jalan tol harus digeser dari titik mata air (AIR HUJAN) yang sehari-hari di pergunakan warga, ” kami bukan menolak dan menghalangi proyek jalan tol, tetapi (mata air) yang sudah bertahun-tahun lamanya kami pergunakan itu kenapa harus di buat jalan tol sementara di kiri dan kanan masih bisa untuk membuat jalan tol,

Sementara mata air itu kami butuh untuk mencuci pakaian dan mandi, kadang kalah kami pakai buat minum bilah air PAM tidak jalan, lalu bagaimana bilah mata air (air hujan) sudah tidak adalagi karena adanya proyek jalan TOL bitung manado itu”, ungkapannya.

Para warga pengguna mata air tersebut bukan menolak pembangunan jalan tol tetapi kepentingan mereka sudah tidak adalagi dan lebih semakin sulit bilah air PAM tidak jalan (mati), untuk itu masyarakat meminta kebijakan dari pemerintah provinsi sulawesi utara agar dapat mempertimbangkan bilah apa yang akan menjadi dampak kedepannya kepada warga pengguna mata air AIR HUJAN.

(ARDIAN.K)

Facebooktwitterlinkedininstagramflickrfoursquaremail