Bupati Bener Meriah Abuya Tgk. H. Sarkawi Kunjungi Bandara Rembele

Facebooktwitterredditpinterestlinkedinmail

Advokatnews, Bener Meriah|Aceh – Bupati Bener Meriah Abuya Tgk. H. Sarkawi bersama Sekretaris Daerah Drs. Haili Yoga, M,Si mengunjungi dan melihat kondisi penerbangan pertama pesawat ATR 72 – 500 Wings Lion Air di masa adaptasi kebiasaan baru (New Normal) di Bandara Rembele Kabupaten Bener Meriah pada Rabu, (15-07-2020). Kunjungan tersebut juga didampingi oleh Kepala Kantor UPBU Rembele Faisal ST,MT, bersama Teknik Operasi Keamanan dan pelayanan Darurat Iwan Mulya Kasubsi.

Bupati Bener Meriah Abuya Tgk. H. Sarkawi menyampaikan dengan aktifnya penerbangan Bandara Rembele sehingga ini akan memudahkan arus orang keluar masuk ke Bener Meriah. Terutama untuk kebutuhan masyarakat, pemerintahan, ekonomi dan lain-lain.

“Hari ini penerbangan pertama kita kedatangan tamu dari kementrian perdagangan, tentu saja ini adalah hal yang baik. Dan juga ada tim PSC disini, ketika penerbangan turun sudah siap untuk bekerjasama dengan pihak bandara agar memastikan yang masuk ke Bener Meriah semuanya dalam keadaan steril dari (Covid-19)”. Ungkapnya.

Oleh Karena itu, lanjut  Tgk. H. Sarkawi, “Mudah-mudahan penerbangan Bandara Rembele terus normal. Hari ini masih 3 kali perminggu, hari senin, rabu, jumat. Kedepan kita berharap penerbangan ini bisa kembali normal setiap hari”. Tutupnya.

Sementara, Kepala Kantor UPBU Rembele Faisal ST, MT, juga menyampaikan, terkait protokol kesehatan, alhamdulillah dengan mengangkat diksi penanggulangan covid-19 dengan adaptasi kebiasaan baru. Beberapa fasilitas memang sudah kami siapkan untuk penelitian ini.

“Kita juga menyediakan rapid tes di depan sebelum penumpang masuk, jadi yang tidak melengkapi protokol kesehatan tersebut, bisa untuk melengkapi sebelum 1 jam atau 2 jam pesawat lepas landas”. Paparnya.

Kemudian memasuki adaptasi kebiasaan baru (New Normal) pihaknya menghimbau kepada masyarakat yang mengantar penumpang untuk tetap mematuhi protokol kesehatan seperti menjaga jarak. Karena lanjut dia, sekarang media sosial (Medsos) sangat terbuka.

“Jangan sampai nanti ketika tidak mematuhi protokol kesehatan itu terpublikasi, itu akan menjadi berita yang tidak bagus. Mungkin itu yang harus kita sosialisasikan kepada masyarakat untuk mengubah kebiasaan baru, tentu untuk selalu menjaga jarak”. Ujarnya. (Anisyah).

Facebooktwitterlinkedininstagramflickrfoursquaremail