Aliansi LSM/Ormas Laporkan Dugaan Tipikor Dan Pungli Pasar Pagi Pangkalpinang Ke Kepolisian

Spread the love

Pangkalpinang, advokatnews.com — Aliansi Peduli Pasar Pagi Pangkalpinang yang terdiri dari gabungan LSM dan Ormas laporkan dugaan korupsi pekerjaan talang air di lantai dua pasar pagi dan dugaan adanya pungutan liar (Pungli) di areal pasar pagi Pangkalpinang ke Polresta Pangkalpinang, Jumat (29/9/2023).

Aliansi peduli pasar pagi merupakan gabungan dari LSM Team Operasional Penyelamatan Aset Negara Republik Indonesia Dewan pimpinan Wilayah Provinsi Bangka Belitung (LSM TOPAN-RI Babel), Asosiasi pedagang pasar pagi Pangkalpinang (APPPP) dan Ormas Barisan Muda Patriot Bangka Belitung.

Aliansi ini menyurati Kapolresta Pangkalapinang CQ Kasat Reskrim/ Kanit Tipikor untuk mengusut proyek pekerjaan talang air kios dilantai atas yang diduga dikerjakan secara asal-asalan dan adanya dugaan pungli di areal pasar pagi Pangkalpinang.

Surat aduan tersebut diantar langsung oleh para ketua organisasi yang tergabung di Aliansi Peduli Pasar Pagi Pangkalpinang.

Foto : Tanda terima surat dari pihak Polresta Pangkalpinang

Tampak hadir dari perwakilan Asosiasi Fauzi selaku ketua dan bung Eko Renaldi wakil Ketua, dari LSM TOPAN-RI Muhammad Zen selaku ketua dan Ancah Satria Sekretaris sedangkan dari Ormas BMPBB Deki Kurniawan selaku ketua.

Fauzi dihadapan wartawan media ini mengatakan, “Kami dari Aliansi Peduli Pasar Pagi Pangkalpinang merasa perlu ambil bagian dalam melaksanakan tugas sebagai selaku kontrol sosial masyarakat Menyikapi permasalahan yang terjadi dengan kondisi pasar pagi Pangkalpinang saat ini”, ujar Fauzi.

Kata Fauzi, kami menilai, dimana tidak adanya tegasan dan keseriusan pemerintah kota Pangkalpinang khususnya UPT Pasar di bawah dinas Perdagangan dalam menata dan mengelola pasar yang ada di Pangkalpinang khususnya pasar pagi Pangkalpinang, ungkapnya.

Foto : Deki Kurniawan Ketua Ormas Barisan Muda Patriot Bangka Belitung

Sementara Deki Kurniawan selaku ketua Ormas BMPBB menyebutkan bahwa banyak kami temukan adanya pembiaran yang menyebabkan terjadinya praktek dugaan pungli dan korupsi oleh oknum oknum tertentu yang pada akhirnya banyaknya retribusi dari pasar pagi Pangkalpinang kami duga tidak masuk ke kas daerah, sindir Deki.

Untuk itu kami minta kepada kepada instansi yang terkait dan terkhusus kepada Walikota Pangkalpinang untuk secepatnya mengambil sikap dan tindakan yang tegas terhadap permasalahan tersebut, harap ketua Ormas BMPBB.

Foto : Ancah Satria, Sekretaris Wilayah TOPAN-RI DPW Babel

Senada dengan para ketua organisasi yang tergabung di Aliansi Peduli Pasar Pagi Pangkalpinang, Ancah Satria selaku Sekretaris Wilayah LSM TOPAN-RI Babel meminta Kepada Polres Pangkalpinang agar dapat segera menerjunkan timnya ke pasar pagi Pangkalpinang untuk menyelidiki laporan yang telah dikirimkan, kata dia.

Apabila terdapat temuan dan cukup bukti atas dugaan pungli dan dugaan korupsi pada pekerjaan talang air di lantai atas pasar pagi Pangkalpinang kami harap agar pihak Polresta Pangkalpinang segera memprosesnya secara hukum berdasarkan aturan yang berlaku, pungkas Ancah Satria@ (*).