CV Eka Jaya Mineral Tebar Kepedulian, 5 Ton Beras Dibagikan untuk Warga Sampur–Air Itam

Spread the love

PANGKALPINANG, Advokatnews.com — KEPEDULIAN bukan hanya soal memberi, tetapi juga tentang bagaimana membangun hubungan yang baik dengan masyarakat.

Pesan itulah yang terlihat dalam kegiatan sosial CV Eka Jaya Mineral (EJM) yang menyalurkan sekitar 5 ton beras kepada nelayan dan masyarakat di kawasan Sampur, Tanjung Bunga, hingga Air Itam, Pangkalpinang.

Ratusan warga hadir dalam kegiatan tersebut. Bantuan diserahkan langsung Direktur CV Eka Jaya Mineral, Rama, dalam suasana penuh keakraban dan kebersamaan.

 

Bagi masyarakat, bantuan beras tersebut tentu memiliki arti tersendiri. Namun, di balik pembagian sembako itu terselip pesan yang lebih besar, yakni pentingnya menjaga komunikasi dan hubungan baik antara perusahaan dengan masyarakat di sekitar wilayah aktivitas perusahaan.

Ketua Nelayan Air Itam, Guru Andi, menyampaikan apresiasi atas kepedulian yang diberikan CV Eka Jaya Mineral.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada CV Eka Jaya Mineral atas bantuan beras untuk masyarakat. Mudah-mudahan kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut dan memberikan dampak positif bagi masyarakat,” ujar Guru Andi.

Harapan serupa disampaikan perwakilan Karang Taruna. Ia berharap komunikasi antara perusahaan dan masyarakat semakin terbuka sehingga setiap persoalan dapat dibicarakan secara baik dan kehadiran perusahaan benar-benar membawa manfaat bagi lingkungan sekitar.

Rama: Kalau Ada Informasi, Mari Klarifikasi

Di hadapan masyarakat, Rama tidak hanya menyampaikan terima kasih dan permohonan doa agar pekerjaan perusahaan berjalan lancar. Ia juga mengajak masyarakat tidak mudah terpengaruh informasi yang belum jelas kebenarannya.

Rama menyinggung sejumlah informasi yang beredar di media sosial terkait aktivitas CV Eka Jaya Mineral. Menurutnya, sejumlah isu, termasuk tudingan mengenai perusahaan membawa kabur hasil pekerjaan, telah dijelaskan dan diklarifikasi secara langsung oleh pihak perusahaan.

Ia meminta masyarakat tidak menjadikan informasi yang belum terverifikasi sebagai dasar untuk mengambil kesimpulan.

“Jangan mudah percaya dengan informasi yang tidak jelas sumbernya. Kalau ada informasi yang beredar dan meragukan, silakan tanyakan langsung kepada kami. Jangan sampai masyarakat terpecah hanya karena informasi yang belum tentu benar,” tegas Rama.

Menurutnya, perbedaan pendapat maupun informasi merupakan sesuatu yang biasa. Yang terpenting, kata Rama, persoalan tersebut jangan sampai berkembang menjadi fitnah ataupun memicu perpecahan di tengah masyarakat.

Karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat, terutama nelayan, tokoh masyarakat, pemuda dan kelompok warga lainnya, untuk menjaga komunikasi serta kekompakan.

“Kita ini sama-sama di wilayah ini. Mari kita jaga komunikasi, jangan mudah terprovokasi dan jangan termakan hoaks. Kalau ada persoalan, mari kita duduk bersama dan bicarakan baik-baik,” katanya.

5 Ton Beras, Satu Pesan: Tetap Bersama

Penyaluran bantuan sekitar 5 ton beras tersebut menjadi bagian dari kepedulian CV Eka Jaya Mineral kepada masyarakat Sampur, Tanjung Bunga dan Air Itam.

Namun, kegiatan tersebut tidak berhenti pada bantuan sembako. Ada pesan sosial yang ingin dibangun: perusahaan dan masyarakat harus berjalan beriringan, saling berkomunikasi dan menyelesaikan persoalan melalui dialog.

Bagi Rama, hubungan baik tidak dibangun hanya ketika tidak ada persoalan. Justru komunikasi menjadi semakin penting ketika muncul informasi yang berpotensi menimbulkan kesalahpahaman.

Karena itu, CV Eka Jaya Mineral berharap masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh kabar yang belum jelas dan memilih jalur komunikasi untuk mendapatkan informasi yang benar.

Jika ada informasi, klarifikasi. Jika ada persoalan, duduk bersama. Jika ada perbedaan, jangan biarkan menjadi perpecahan.

Sebab, pada akhirnya, masyarakat membutuhkan ketenangan, kepastian, manfaat dan hubungan yang harmonis—bukan kegaduhan. (KBO Babel)