
KARAWANG ADVOKATNEWS.COM. – Praktik pelaksanaan proyek sekolah di Kabupaten Karawang kembali menjadi sorotan tajam. Pekerjaan rehabilitasi gedung SDN Sumurgede II, Kecamatan Cilamaya Kulon, menuai kritik warga akibat kejanggalan pada papan informasi proyek serta dugaan ketidaktepatan sasaran anggaran.
Setelah tiga hari berjalan tanpa papan nama hingga memicu sorotan publik, papan proyek senilai ratusan juta rupiah tersebut mendadak muncul pada hari ke empat. Uniknya, bukannya didirikan tegak menggunakan tiang kayu layaknya standar pengerjaan, papan tersebut justru hanya ditempel ala kadarnya di atas kayu lisplang bangunan gedung.
Berdasarkan data pada papan informasi, pekerjaan rehabilitasi gedung sekolah ini menelan anggaran APBD Kabupaten Karawang Tahun Anggaran 2026 sebesar Rp242.576.000,00 yang dikerjakan oleh kontraktor penyedia jasa CV CAHAYA BUMI PERSADA.
Pemasangan papan proyek yang terkesan ‘asal tempel’ dan baru dipasang setelah viral ini memicu spekulasi warga terkait alokasi anggaran Untuk Biyaya belanja Tiang papan proyek Kemana?
Tak berhenti di situ, warga sekitar juga mempertanyakan urgensi proyek ini. Salah seorang warga mengungkapkan bahwa gedung sekolah yang tengah direhabilitasi tersebut sebenarnya baru dibangun belum lama terselang beberapa tahun yang lalu.
“Bangunan baru Sekian tahun berjalan masih kokoh kok ajaib sudah dapat rehab lagi dengan anggaran ratusan juta rupiah? Kalau baru seumur jagung sudah diperbaiki, berarti kualitas pembangunan awalnya diduga produk gagal yang menghamburkan uang negara,” cetus warga lokal yang meminta namanya dirahasiakan.
Masyarakat mendesak Pemerintah Kabupaten Karawang dan Dinas Pendidikan untuk lebih selektif menyalurkan anggaran perbaikan gedung sekolah. Alokasi dana publik seharusnya diprioritaskan untuk sekolah-sekolah yang kondisinya sudah rusak berat dan rawan ambruk demi keselamatan para siswa.(U.TLY.red.)