Ibu Negara Tinjau dan Beri Bantuan Kepada Warga Terdampak Banjir di Tangerang

Facebooktwitterredditpinterestlinkedinmail

Tangerang,Advokatnews- Ibu Negara Iriana Joko Widodo beserta Ibu Wury Ma’ruf Amin  meninjau langsung warga terdampak banjir di Perumahan Periuk Jaya Permai, Jatiuwung, Kota Tangerang, Jumat (3/1/2020). Keduanya didampingi oleh para istri menteri yang tergabung dalam Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Indonesia Maju (OASE-KIM).

Informasi yang dihimpun media ini, Ibu Iriana  di Puskesmas Periuk Jaya yang menjadi posko kesehatan siaga bencana Kota Tangerang sekitar pukul 09:00 WIB. Sementara Ibu Wury Ma’ruf Amin  beserta ibu-ibu OASE-KIM telah tiba sekitar 30 menit sebelum Ibu Negara tiba di lokasi tersebut.

Dikabarkan sebelumnya, hujan yang mengguyur wilayah Jabodetabek sejak malam pergantian tahun telah menyebabkan sejumlah wilayah terdampak banjir. Di Kelurahan Periuk Jaya, banjir menggenangi ratusan rumah warga dengan ketinggian air mencapai kurang lebih 2 meter.

“Untuk diketahui, akibat dari banjir yang terjadi berdampak pada rumah-rumah warga, ketinggian banjir mencapai 2 meter dan berdampak kepada 4 RW, 23 RT, 200 KK dari 1.000 KK yang ada di Kelurahan Periuk Jaya,” kata Ibu Fitri Handani Idham Azis dalam pengantarnya.

Di Kota Tanggerang, Ibu negara menyerahkan langsung bingkisan bantuan kepada warga setempat yang terdampak banjir. Paket  bantuan tersebut  masing-masing berisi nasi bungkus, peralatan kebersihan, selimut, tikar, susu bubuk, pembalut wanita, popok anak, pakaian bayi, biskuit, hingga air bersih.

Saat berdialog dengan para warga yang mengungsi di puskesmas, Ibu Iriana  berharap, bantuan yang diserahkan bisa bermanfaat.

“Tetap semangat,kami akan mendoakan yang terbaik bagi warga tekena dampak banjir. Semoga bermanfaat ya bu, sehat semua, bisa kembali ke rumah masing-masing untuk bersih-bersih. Pokoknya ibu yang kuat, yang sabar semuanya,” kata Ibu negara.

Ditempat yang sama, Ibu Wury Ma’ruf Amin mengimbau warga untuk senantiasa menjaga kebersihan lingkungan agar banjir tidak terjadi lagi di kemudian hari. Ibu Wury berharap,agar para warga terdampak banjir sabar dan kuat dalam menghadapi bencana ini.

“Mudah-mudahan ke depannya kita bisa menjaga kebersihan, sampah yang ada di rumah dibersihkan ya bu. Saluran, selokan jangan sampai ada yang tersumbat ya bu, supaya ke depannya tidak ada banjir lagi. Ibu-ibu semua harus kuat, sabar, dan ikhlas. Menghadapi ini harus dengan senyuman. Mudah-mudahan Allah ganti semuanya dengan keberkahan yang berlipat ganda,” ujarnya.

Setelah itu, Ibu Iriana beserta rombongan kemudian meninjau langsung rumah-rumah warga yang terdampak banjir. Selain itu, sambil berkeliling perumahan, Ibu Iriana juga membagikan buku untuk anak-anak.
Terlihat  Sejumlah warga sedang membersihkan rumah dan menjemur barang-barang yang basah akibat banjir.

Di lokasi tersebut, Wahyudin (51), seorang warga Periuk Jaya mengaku, bahwa  banjir tahun ini lebih besar dari biasanya. Menurutnya, banjir kali ini juga melanda wilayah yang biasanya tidak terkena banjir.

“Banjir setahun yang lalu saya enggak kebagian, tahun ini semeter lebih. Keadaan paling tinggi daripada yang lain. Puskesmas biasanya enggak kena, baru tahun ini. Ini alhamdulilah lebih dahsyat dari tahun-tahun lalu. Tiap tahun memang banjir, tapi sebetis saja. Dulu kejadian 2002, ini kejadian lebih dahsyat lagi di 2020 paling parah,” ungkap Wahyudin.

Informasi yang dihimpun media ini,turut mendampingi Ibu Iriana dan rombongan saat meninjau Perumahan Periuk Jaya Permai diantaranya, Wali Kota Tangerang Arief Wismansyah, Danrem O52/Wijayakrama Kolonel Inf. Tri Budi Utomo, dan Kapolres Metro Tangerang Kombes Pol. Sugeng Heriyanto.
Demikian Advokatnews mengabarkan dari Kota Tangerang. (Zainal)

Facebooktwitterlinkedininstagramflickrfoursquaremail