BANDUNG, Advokatnews – Dua pegawai Pengadilan Negeri Bale Bandung jadi tersangka kasus pemalsuan surat penitipan barang bukti. Kasus ini berkaitan dengan sindikat maling mobil yang diungkap Polda Jabar melibatkan 11 tersangka dan barang bukti 42 mobil berbagai merek. Kedua pegawai itu belakangan terlibat dengan sindikat pencurian tersebut.

Keduanya mengeluarkan surat penitipan barang bukti supaya terkesan mobil curian itu barang bukti dalam proses pengadilan. Humas PN Bale Bandung, Ipong IH membenarkan dua pegawainya diringkus Polda Jabar.

“Keduanya memang pegawai PN Bale Bandung. Satu ASN dan satu lagi pegawai honorer,” ujar Ipong saat dihubungi Senin (11/10/2019).

Saat ini, kedua pegawai tersebut sudah ditahan di Ditreskrimum Polda Jabar untuk keperluan penyidikan bersama 11 tersangka lainnya. “Kami memang sudah tahu dan keduanya sudah diberi pembinaan serta diberi tindakan (sanksi) pada yang bersangkutan,” ujarnya. Dalam menjalankan aksinya, kedua pegawai menggunakan kop surat hingga stempel Pengadilan Negeri Bale Bandung.

Hanya saja, surat itu tidak diregister dalam sistem administrasi surat. “Kalau sistem administrasi persuratan di kami sudah dibuat baku. Sudah tidak mungkin bisa dimanipulasi. Cuma kan kedua pegawai ini melakukannya di luar sistem, menggunakan surat hingga stempel pengadilan,” ujarnya.(red)