Advokatnews|Aceh Tengah-Salah seorang Perempuan belum diketahui namanya, sempat viral di jejaring sosial beberapa waktu yang lalu, tidak sedikit yang mengecam tingkah lakunya, sebagian lagi mengajak warga net untuk saling memaafkan. Pasalnya, ibu rumah tangga yang tidak diketahui namanya tersebut melakukan tindakkan yang tak lazim dilakukan oleh seseorang, ia ingin menghindari rapid test dari Tim gabungan yustisi guna memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19 di kota di atas awan ini. Entah mungkin panik hingga mengaku-ngaku sebagai pujangga idaman seorang Jaksa di Kabupaten Aceh Tengah, Rabu (14/10/2020).

Lewat status akun sosial facebook Devi Kamari mengajak warga net, sudah cukup mencaci sikap ibu yang sedang viral saat ini,semua dari kita pasti ada salah,tinggal kita nya lagi bagaimana menyikapinya,coba kita bayangkan bagaimana bila hal ini terjadi pada salah satu keluarga kita,mampu kah kita menghadapi cercaan di medsos dan di antara tetangga,temen dan sahabat.

Semoga si ibu yg viral ini kedepannya tidak lagi berbuat hal yang sama,kasian juga kepada anaknya apabila mereka membaca semua cercaan yang ditunjukan untuk ibunya,beban mental. Maaf kalo ada yg tidak setuju dgn postingan saya ini,tidak usah di tanggapi ya teman-teman seru Devi.

Amie Sa lon juga mengatakan, mungkin ibu itu panik ya. Mau jemput anak nya lagi. Tiba-tiba rajia masker.

Salah seorang Ustazd yang aktif di media sosial angkat bicara, sebut saja namanya Ridwan Bintng, SH. Tidak baik diviralkan atas tingkah laku ibu rumah tangga tersebut. Jika dia salah atau melangar dan ditindak sesuai dengan ketentuan yang ada
terlebih si ibu sudah membawa nama lembaga lain. namun islam mengajarkan kita untuk saling memaafkan, tiada insan yang tidak pernah salah, tutup Ridwan yang sehari-hari dipanggil Aak Ridwan. (Pahmisyah Pitra).