Advokatnews, Sulawesi Utara – Sejumlah warga yang sedang berada di pesisir pantai marah dan menolak satgas yang bertugas ditengah wabah COVID-19 karena dibubarkan agar tidak berkumpul di tepi pantai.

Sedangkan dari sebelumnya sudah di umumkan dari pemerintah kota manado untuk tinggal dirumah saja.

Satgas menegur bahwa ini adalah hal yang tidak dibenarkan dan dilarang oleh pemerintah setempat, karna ini untuk kepentingan kita semua dan juga untuk memutus mta rantai penyebaran virus pandemi covid-19 ini, Minggu (12/4/2020).

Namun masih saja ada Beberapa warga yang sedang berada di pantai menolak larangan dari SATGAS, karena menurut warga setempat mandi di pantai itu adalah obat agar tidak terkena virus corona.

Warga menyampaikan bahwa yang seharusnya ditutup adalah bandara, karena diduga banyak orang yang dari luar daerah masuk ke daerah kami membawa virus ke daerah kami.

Terkait hal ini Berbagai upaya dilakukan pemerintah dan jajarannya untuk melawan wabah Virus Corona Covid-19, dan meminta warga mengikuti anjuran pemerintah untuk menekan penyebaran virus corona ini karena bila sudah ada yang terkena pemerintah yang nanti disalahkan karena tidak dilarang dan alasan lain sebagainya. (Tommy)