Advokatnews || Bekasi – Beberapa hari yang lalu beredar ramai (viral) di media sosial soal pembagian uang yang dilakukan Bupati Bekasi saat sedang kunjungan kerja.

Entah disengaja atau tidak, video tersebut menuai banyak komentar dari kalangan masyarakat begitu juga kalangan Aktivis dan Pemuda.

Menurut Ketua Pemuda Demokrat Kabupaten Bekasi Adi Ahmadi yang akrab di sapa Unang, apa yang dilakukan oleh Bupati Bekasi adalah tindakan yang tak patut ditiru. Karena sejatinya pemimpin adalah simbol bagi sebuah daerah.

“Bagaimana rakyat di suatu daerah akan mentaati peraturan, sedangkan pemimpinnya saja tidak taat ketika yang lain diminta taat justru beliau malah membuat kerumunan pada saat situasi Pandemi Covid 19 ini,” Ucap Unang. (15/6)

Dalam hal ini, seharusnya acara kunjungan kerja adalah momen yang pas bagi Bupati untuk memberikan contoh langsung kepada masyarakat. Agar lebih aware terhadap bahaya Covid-19 dengan cara menerapkan prokes dalam seluruh rangkaian kunjungan kerjanya.

“Apabila niatnya memang ingin membagikan uang kepada masyarakat, kan bisa dilakukan dengan cara yang lebih teratur dan tentunya sesuai prokes. Ini seolah masyarakat yang ditekan habis-habisan oleh ‘Aturan Prokes’, loh dari pemerintahnya sendiri malah melanggar aturannya sendiri,” tegasnya.

Dengan demikian, masyarakat pun dapat menilai dan mencontoh bagaimana seharusnya mentaati protokol kesehatan dari pemimpinnya langsung. (Red)