Advokatnews, Pandeglang | Banten – Mbah Adang, (120) tahun, merupakan salah satu tokoh yang usianya tertua di Kampung Sukamaju Desa Manglid Kecamatan Cibitung Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten. Selasa, (30/03/2021).

Kakek yang berusia 120 tahun ini mengaku berasal dari Cimande Bogor Provinsi Jawa Barat. Meski tak ada bukti tertulis atau kesaksian orang lain, Namun Mbah Adang lmasih nampak terlihat sehat.

Diketahui, Saat ini, dia tinggal diurmah kecil, bersama isteri dan anak-anaknya. Menurutnya, bahwa isteri yang sekarang ini merupakan istri dari pernikahannya yang ke 20 kali selama hidupnya.

“Anak yang pertama saya isteri yang ke 20, namanya Adah dan sudah berumahtangga, sekarang ini dia ikut dengan suaminya. Dan untuk anak saya yang bernama Unang dan Aiei tinggal bersama saya”. Akunya kepada media saat ditemui dirumahnya.

“Dan alhamdulilah sampai saat ini, saya masih di berikesehatan sama Allah S.WT, walaupun tidak bisa melihat jelas, namun syukur alhamdulilah, saya masih diberikan kesehat seperti pada umumnya”.

Mbah Adang juga mengaku, sebelum ia ke tinggal di Cibitung Pandeglang Banten, ia juga mempunyai isteri yang bernama ijah di Jawa Timur, dari pernikahanya tersebut ia dikaruniai 2 anak, yaitu bernama Junaedi yang saat ini menjadi angkatan laut dan tinggal di Jawa Timur, kemudian yang satunya lagi lagi bernama Juharja saat ini menjadi KKO yang tinggal di Jogja.

Tak hanya itu, Mbah Adang ini juga mengaku pernah ikut berjuang melawan belanda bersama Soekarno dan Muhammad Hatta di Belitar Jawa Timur pada tahun 1938.

“Pada saat itu saya berusia sekitar 37, 38 tahun”. Tuturnya sambil mata bercaka sedih. (Haerudin S.S).