Advokatnews | Bekasi – Tokoh Pemuda Bekasi Raya yang akrab disapa Bang Unang menanggapi soal ramainya berita terkait polemik yang terjadi di Islamic Center Bekasi.

Menurutnya, polemik tersebut merupakan efek dari hilangnya sosok bapak toleransi di Bumi Patriot Bekasi.

“Polemik hari ini yang terjadi di Islamic Centre Bekasi merupakan efek dari hilangnya sosok bapak toleransi di Bumi Patriot, akan tetapi saya berharap tolong rekan-rekan yang mengkritik jangan sampai menimbulkan unsur SARA,” ungkap Unang. (21/11).

Sebab, kata dia, dalam konsep usaha yang notabenya adalah gedung serbaguna sah-sah saja siapapun menyewa selama itu tidak menggangu ketertiban umum dan keamanan negara.

Kemudian, lanjut Unang, dengan kita ikut berperan memfasilitasi Umat Non-islam, menjadi teringat sejarah periodesasi kepemimpinan Rasulullah saat di Madinah. Dimana Masjid-Masjid menjadi pusat peradaban yang juga berperan untuk memenuhi setiap kebutuhan penduduk Madinah baik dari kalangan Umat Islam maupun kalangan Non Islam.

Serta menerapkan Pancasila sebagai dasar negara artinya kita semua punya hak yang sama dan dilindungi negara.

“Saya mewakili rekan-rekan pemuda Bekasi Raya meminta untuk Plt Wali Kota Bekasi Bapak Tri Adhianto agar segera mengambil langkah agar polemik ini segera terselesaikan dengan tetap mengedepankan musyawarah agar semua lapisan agama yakin tinggal dan berkegiatan di Kota Bekasi,” pungkasnya. (*Je/Adi)