Advokatnews | Tulangbawang Lampung- Dinas perikanan kabupaten tulang bawang lampung, Nyalinya dipertanyakan warga masyarakat tulang bawang pasalnya liarnya penyetrum-penyetrum perusak ekosistem sungai Way tulang bawang lampung didiamkan begitu saja, dinas perikanan tulang bawang tak  ada Inovasi Untuk Menjaga Ekosistem pelestarian Ikan sungai Way tulang bawang.

Hal Tersebut diunggah oleh warga tulang bawang di jaringan sosial face book “Wanda” pada kamis (15-09-2021) sekira pukul 16.00 WIB.

“Dinas Perikanan dan Kelautan Mana Nyalimu,
Nelayan Way Tulang Bawang Mengeluhkan Penyeyruman Yang Meraja lela…!!!,” Kata Wanda dalam Statusnya.

Dalam pantauan Tim Jitu (Jurnalist Bersatu)
Status Wanda Banyak Medapatkan Komentar-Komentar dari Temannya.

Antara Lain Komentar dari :
Sanjaya  : enggan turun takut kesetrum
Muhajir  : Kayaknya Lagi Pedem(tidur) Bung
Faisol     : Masa iya daerah tidak ada tanggung jawab dalam hal ini

“Mana katanya Bergerak Melayani Warga sekarangbIni warga dalam kesusahan Mencari Ikan dikarnakan Ikan pada Habis diambil melalui disetrum,” Kata Bambang dalam Komentarnya.

Perlu diketahui, Wanda Adalah Eangler (pemancing) yang mengharapkan Ikan Untuk dikonsumsi Guna Menambah Protein dalam Tubuh, yang mana protein di sangat penting masuk dalam tubuh dimasa pandemi sekarang ini agar menambah Imun dalam tubuh.

Ditempat Terpisah, Sulaiman Ketua LSM Tegakkan Amanat Rakyat (TEGAR) Tulang Bawang Mengatakan:

“Kepala Dinas Perikanan Wajib Ambil Langkah dalam Hal Ini, Karna Semakin Berlarut-Larut dalam Pembiaran Penyetrum Liar Maka Ekosistem Pelestarian Ikan di Sungai Way Tulang Bawang Semakin Memprihatinkan,” Cetus Sulaiman Kepada Tim Jitu Melalui Seluler.

Lanjut Sulaiman, “pada Sa,at Kadis Perikanan dijabat Oleh Bapak Puncak, Tim dinas Perikanan Tuba Banyak mendapatkan Perahu dan alat Penyetrum-penyetrum liar yang didapati dari Operasi di sungai way tulang bawang, bahkan penyetrum dijaman pak puncak tidak Merajalela seperti sekarang,” Tandas ketua Tegar.

Begitupun Tanggapan Ketua LSM Formalab “Budi” sa,at dimintai Tanggapan Atas Penyetrum Liar di Way Tulang Bawang, Ia Mengatakan Bupati Tulang Bawang Harusnya Mengambil Sikap Tegas karna sudah ada dukungan dari Gubernur Lampung Pada sa.at Pelepasan Ikan di sungai Way tulang bawang tepatnya di Tangga Raja ujung gunung Menggala pada 25 November 2020 tahun kemarin.

“Pada sa,at Pelepasan Bibit Ikan di Tangga Raja Saya Hadir disitu, saya mendengar langsung Dari Bapak Gubernur kita “Arinal Djunaidi” karna adanya penyetrum perusak lestarinya ikan di sungai Way tulang bawang, Bupati disarankan untuk Membuat Peraturan daerah(perda) di wilayah Kabupaten Masing-masing,” Tutur Budi kepada Tim Jitu.

Budi Melanjutkan,” Bupati jangan Lama-lama Lagi untuk Membuat Perda atau Perbub, kan pak gubernur sudah Menyarankan, apalagi Yang ditunggu, semakin dibiarkan akan semakin rusak ekosistem pelestarian ikan ditempat sungai kita, Tegas Ketua Lsm Formalab.

Sampai Berita Ini Diterbitkan, Kepala dinas Perikanan Tulang Bawang dikonfirmasi Melalui Selular  Belum ada tanggapan, Terlihat di Hpnya Off Line. (Tim Jitu/Jurnalist Bersatu)