Karawang, Advokatnews –  Yayasan Putra Karawang (YPK)  menyanggah apa yang dituduhkan kepadanya, terkait dengan Limbah  RS. Lira Medika yang ramai pemberitaan oleh media massa belakangan ini. Di dalam rapat di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Karawang, Jum’at (21-02-2020) Ketua YPK (H. Mahar) sangat menyayangkan apa yang terjadi diluar sana tentang pemberitaan-pemberitaan yang  mengarah kepada nya, yang tidak sedap, seolah opini publik sudah terbentuk cepat.

Dalam kesempatan berkomunikasi via telpon what’sApp, (SR) salah satu orang didalam YPK, Sabtu (22-02-2020) mengatakan,

” YPK adalah yayasan sosial  yang bergerak di bidang panti jompo dan anak yatim, kami mendapatkan pekerjaan dari LH, sebagai koordinator dilapangan atau ceker. Ketika sampah sudah diangkut dari Wilayah I, oleh Armada Dinas lingkungan hidup, secepat nya kami berkabar ke Dinas Lingkungan Hidup” .jelasnya kepada Advokatnews.

Lanjutnya lagi, Terkait honor yang kami dapatkan tidak seberapa, dan sebagian kami sisihkan demi yayasan agar bisa terus berjalan.

Didalam rapat yang dihadiri oleh para pihak, diantaranya ada pihak RS Lira Medika, Dinas lingkungan hidup, YPK dan pastinya turut serta Komisi III dan IV sebagai wakil rakyat yang menghadiri rapat tersebut.

Dari hasil rapat tersebut yang membuat pertanyaan besar kami, menurut Ketua YPK (H.Mahar) dan (Sr) kepada wartawan Advokatnews,  mempertanyakan keberadaan Limbah B3 (Impeksius) tersebut dimana saat ini? Setelah Lokasi TPS di garis Polisi beberapa waktu lalu, kemudian Limbah B3 yang. Mengandung Impeksius di angkut kembali menggunakan Armada RS Lira Medika, dan dipilah.  Alhasil di kemanakan Limbah tersebut? karna itu adalah alat bukti yang  tidak boleh dihilangkan, Karna saat ini masih dalam penyelidikan Kepolisian Karawang, Ungkap (H.Mahar dan Sr) kepada Advokatnews, Sabtu, 22/02/2022.

Keterangan tentang permasalahan ini juga dijelaskan oleh Kabid Kebersihan (Guruh) kepada Advokatnews, Jum’at,21/02/2020, saat mengunjunginya di Ruang Kerjanya. Dan katanya,
“Bahwa permasalahan Limbah B3 RS lira Medika kita menunggu Kejelasan dari Kepolisian,Karna permasalahan ini masih dalam penyelidikan, kita tunggu sampai kepolisian menyelesaikan pekerjaan nya ‘mas’ , kata dia. (***Red)