Rilis Media
Ketua DPR RI Dr (H.C) Puan Maharani
Selasa, 31 Agustus 2021

Advokatnews | Jakarta – Di peringatan HUT ke-76 DPR RI, Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan komitmen lembaga perwakilan rakyat yang dipimpinnya, akan mendukung kebijakan pemerintah dalam penanganan Pandemi Covid-19. DPR akan memastikan kebijakan tersebut bertujuan semata-mata demi penyelamatan rakyat.

“DPR RI memiliki komitmen yang tinggi dalam mendukung berbagai upaya, kebijakan, dan program pemerintahan negara dalam menyelamatkan rakyat menghadapi pandemi dan dampaknya,” kata Puan saat menyampaikan Pidato dalam Rapat Paripurna Peringatan HUT ke-76 DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (31/8/2022).

Puan mengatakan, berbagai upaya dan kebijakan pemerintahan negara dalam menyelamatkan rakyat harus mendapatkan dukungan dari semua pihak.

“Asas keselamatan rakyat merupakan asas tertinggi dalam penyelenggaraan pemerintah negara untuk menghadapi krisis,” tegasnya.

Lebih lanjut, perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR RI ini menyatakan, negata tidak bisa berpasrah diri dalam menghadapi situasi Pandemi Covid-19 dan dampaknya yang luas.

Disampaikan Puan, negara harus melakukan upaya-upaya terbaik agar tetap dapat menjalankan tugas-tugas tujuan bernegara, pelayanan publik, dan pembangunan nasional.

“DPR RI memberikan apresiasi dan dukungan atas upaya pemerintah dalam mengatasi pandemi dan dampaknya pada bidang kesehatan, sosial, ekonomi, dan budaya,” tuturnya.

Puan berharap pemerintah untuk terus meningkatkan kinerjanya dalam penanganan pandemi. Hal tersebut dapat diperlihatkan melalui koordinasi kebijakan yang semakin solid, implementasi pelaksanaan penanganan pandemi yang bersinergi, dan penanganan urusan rakyat terdampak pandemi yang semakin efektif.

“DPR RI, dalam menghadapi situasi pandemi, terus melakukan upaya terbaik agar dapat menjalankan fungsi konstitusionalnya secara optimal,” jelas Puan.

Meski dengan berbagai pembatasan kehadiran fisik anggota dalam rapat-rapat akibat Pandemi Covid-19, DPR RI disebut akan tetap bekerja secara optimal. Puan memastikan pembatasan tersebut tidak menghalangi DPR dalam bekerja memberikan pelayanan terbaik ke rakyat.

“Tak akan mengurangi kualitas substansi dalam pembentukan Undang Undang, pembahasan anggaran negara, pengawasan kinerja pemerintah, serta pelaksanaan diplomasi,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Puan merinci beberapa pengawasan yang dilakukan DPR untuk memastikan kebijakan dan pekerjaan penyelenggara negara berjalan maksimal. Salah satunya adalah dengan pembentukan sejumlah Tim Pengawas dan Tim Pemantau.

“Keberadaan Tim Pengawas dimaksudkan untuk melakukan pengawasan terhadap berbagai kebijakan, baik yang dihasilkan oleh Pemerintah maupun oleh DPR RI sehingga dapat dipastikan manfaatnya bagi seluruh rakyat Indonesia,” sebut Puan.

Di tahun sidang ini, terdapat terdapat 9 Tim Pengawas/Pemantau yang masih ditugaskan dan 45 Panja Pengawasan yang dibentuk oleh DPR. Puan menyebut, 21 dari 45 Panja Pengawasan itu telah menyelesaikan tugasnya.

“Dalam rangka penanganan Pandemi Covid-19, DPR RI telah membentuk Satuan Tugas Lawan COVID-19 (Satgas COVID-19), yang bertujuan untuk memberikan respons cepat terhadap masukan dan aspirasi masyarakat yang terkena dampak Pandemi Covid-19,” tambah Puan.

Dalam kesempatan tersebut, mantan Menko PMK itu juga menyinggung kehilangan yang dirasakan DPR RI selama masa Pandemi Covid-19. Puan mengajak seluruh Anggota dewan mendoakan 10 rekan sesama Anggota DPR RI periode 2019-2024 yang wafat.

“Marilah kita mendoakan semoga almarhum mendapatkan tempat yang terbaik di sisi Allah SWT. Pandemi menjadi ujian kita bersama dan untuk saling menguatkan semangat persaudaraan nasional, semangat gotong royong agar segera keluar dari Pandemi ini,” ucap cucu Proklamator sekaligus Presiden pertama RI Bung Karno itu.

Sebanyak 10 Anggota DPR RI yang meninggal dunia tersebut adalah:

1. Alm. Imam Suroso dari Fraksi PDI Perjuangan
2. Alm. Soepriyatno dari Fraksi Partai Gerindra
3. Alm. Ali Taher Parosong dari Fraksi Partai Amanat Nasional
4. Alm. Bambang Suryadi dari Fraksi PDI Perjuangan
5. Alm. Gatot Sudjito dari Fraksi Partai Golkar
6. Alm. Imran dari Fraksi Partai Gerindra
7. Alm. Adang Sudrajat dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera
8. Alm. Jimmy Demianus Ijie dari Fraksi PDI Perjuangan
9. Alm. John Sifty Mirin dari Fraksi Partai Amanat Nasional
10. Almarhumah Hj. Percha Leanpuri dari Fraksi Nasdem
(Red)