Advokatnews, Way Kanan | Lampung – Disamping membina siraturahmi, Masyarakat Suka negeri, Kecamatan Gunung Labuhan – Way kanan Selalu menanamkan rasa kekompakan dan keperdulian dalam membangun serta menjaga kelestarian lingkungan dengan cara bergotong royong.

Akman, kepala kampung Suka negeri kali ini mengajak masyarakat nya untuk beramai ramai membersihkan sampah di pinggir sepanjang Jalan lintas Sumatra yang ada di lingkungan kampung suka negeri, dan tentu ini merupakan bentuk keperdulian masarakat terhadap kebersihan lingkungan. Minggu 30/01/2022

Menurut Akman, Masyarakat kampung suka negeri selalu aktif dalam melaksanakan Gotong royong, Karena masyarakat paham akan kebersihan demi menjaga dampak penyakit yang di sebabkan oleh sampah dan kotoran mengingat sa’at ini masih dalam kondisi Pancaroba.

” Kami masyarakat suka negeri selalu aktif dalam menjalan gotong royong, Apalagi sa’at ini masih dalam kondisi Pancaroba yang tentu baik untuk mencegah dari serangan penyakit yang di sebabkan oleh sampah dan kotoran yaitu demam berdarah” kata Akman

Bukan hanya itu Akman juga menuturkan, Disamping menjaga dari serangan berbagai macam penyakit, Tentu nya dengan bergotong royong maka lingkungan kampung akan terlihat lebih indah dan lebih tertata rapi di pandang mata, Apalagi kampung suka negeri berada pada posisi yang strategis dan merupakan kampung yang berada di perbatasan antara Kabupaten Way kanan dan Lampung Utara.

” Bukan Hanya menjaga kebersihan, Dengan bergotong royong Tentu akan menjadikan kampung lebih indah dan lebih tertata rapi di pandang mata, Apalagi kampung Kami merukan kampung yang ada di perbatasan Kabupaten Way kanan dan Lampung Utara tentu akan menjadi sorot pandangan mata para pengguna jalan raya.” Lanjut Akman.

Akman juga berharap agar masyarakat Kampung suka negeri tetap terus menanamkan rasa memiliki di dalam hati, Karena dengan menanamkan rasa memiliki dan cinta lingkungan maka keperdulian terhadap kebersihan pasti akan selalu terjaga sehingga dapat terus menciptakan Kampung yang nyaman, damai, dan terjauh dari bahaya penyakit. ( Irul )