Advokatnews|Bener Meriah-Dengan terkonfirmasinya beberapa pegawai di Sekretariat Daerah Kabupaten Bener Meriah yang positif terjangkit Covid-19. Untuk menyikapi hal tersebut, Kantor Bupati Kabupaten Bener Meriah diliburkan untuk sementara waktu yaitu selama tiga hari ( 11 s/d 13 Oktober 2020), kecuali yang sifatnya mendesak agar mengatur jumlah pegawai yang hadir terutama pada bagian tertentu.
Hal tersebut disampaikan oleh Bupati Tgk. H. Sarkawi melalui Sekda Kabupaten Bener Meriah Drs. Haili Yoga, M.Si, Senin, 12/10/2020.

“Kepada Yth, Staf Ahli Bupati dan Asisten serta para Kabag, sehubungan dengan situasi Covid-19 pada Setdakab Bener Meriah, maka selama 3 (tiga) hari kedepan pelayanan diliburkan kecuali yang bersifat mendesak agar mengatur para pegawai yang hadir untuk Bagian tertentu,” kata Sekda Dr. Haili Yoga, M.Si.

Sekda Drs. Haili Yoga, M.Si menambahkan, adapun pejabat yang terkonfirmasi positif terjangkit Covid-19 yaitu Asisten II (AM) dan III (S) pada Sekretariat Daerah Kabupaten Bener Meriah dan saat ini sedang menajalani karantina mandiri, ungkap Sekda.

Ini diketahui setelah hasil Swab RT-qPCR yang kita terima, berdasarkan hasil Swab tersebut ada 17 orang hasil Swab RT-qPCR yang positif dengan alamat di Aceh Besar 1 orang, Aceh Tengah 4 orang, termasuk Bener Meriah 12 orang, jelas Sekda.

“Untuk mencegah penularan yang lebih luas, saat ini kantor bupati dan sekretariat daerah diliburkan dulu, mulai 11 s/d 13 Oktober 2020. Ini upaya untuk memutus rantai penyebaran Covid-19, sembari diadakan penyemprotan Disinspektan,” ujar Haili Yoga.

Sementara itu, berdasarkan pantauan di areal perkantoran Pemkab Bener Meriah pada Senin 12 Oktober 2020 memang tampak sepi. Aktivitas pegawai yang biasanya ramai, sekarang sepi.

Dalam kesempatan tersebut Sekda juga menghimbau kepada masyarakat untuk tetap mematuhi protocol kesehatan dengan ketat.

“Kita akan selalu dan terus menerus memberikan imbauan kepada masyarakat tentang kepatuhan protokol kesehatan 3M, (Mencuci Tangan, Memakai Masker serta Menjaga Jarak) hal tersebut untuk pencegahan Covid-19, jangan anggap remeh wabah ini,” jelas Sekda.

“Sekali lagi kita himbau dan harapkan masyarakat untuk semakin menyadari pentingnya menerapkan protokol kesehatan 3M untuk mencegah penyebaran Covid-19 di wilayah Kabupaten Bener Meriah,” tambahnya.

Sementara Kabag Humas dan Protokol Hasyimi, S.KM, M.Kes yang saat ini juga menjalani isolasi mandiri, lewat pesan singkatnya menyampaikan, semoga dengan apa yang kita harapkan dan lakukan saat ini, bagi warga kita doakan supaya bisa terhindar dari penularan Covid-19, dan juga jangan lupa berdoa agar yang terpapar cepat sembuh serta semua masyarakat bisa terhindar dari virus ini, amiin,” ujar Hasyimi.

“Kita mohon kepada masyarakat untuk bersama-sama mendukung program pemerintah, sekaligus menghimbau kepada seluruh masyarakat mari kita secara bersama-sama untuk memutus mata rantai penyebaran virus ini, ikuti anjuran dari pemerintah dengan menjalankan protocol kesehatan dengan baik dan benar,” harapnya.

Sampai saat ini total warga yang terpapar Covid-19 di Kabupaten Bener Meriah berjumlah 93 orang dengan rincian sembuh 46 orang, pemantauan dan diisolasi 44 serta 3 orang meninggal dunia. (Anisyah).