Advokatnews, Makasar Il | Sulawesi Selatan-  Sejumlah pemateri dan mahasiswa KKN Universitas Indonesia Timur (UIT)  Makassar yang terbagi dua Kelompok yakni kelompok 1 dan Kelompok 4, Kegiatan ini juga dilakukan secara tatap muka dengan menerapkan protokol kesehatan jaga jarak dan menggunakan masker, Dengan tema Penyuluhan Problematika Penyalahgunaan Nafza dan Agresifitas remaja bahaya seks bebas dan nikah dini yang diselenggarakan KKN Tematik Indonesia Timur bekerjasama dengan Bkkbn Propinsi Sul Sel, Rabu (18/08/2021).

Berlangsungnya kegiatan ini Safarudin dihadapan Peserta menjelaskan terkait dampak Bahaya Rokok, Syafarudin menjelaskan orang pecandu Rokok para pendahulu dengan sekarang sangat jauh berbeda dengan kadar bahaya yang ditimbulkannya, Salah satu contoh dahulu Perokok masih menggunakan istilah Gulser (Gulung sendiri)  dengan menggunakan tembakau dan kertas pavir yang belum banyak mengandung zat zat yang berbahaya, sedangkan sekarang perokok yang aktif sangat menimbulkan resiko penyakit yang tinggi.

Diantaranya setiap Rokok yang telah  dihisap bisa terkena berbagai penyakit seperti penyakit jantung, stroke, masalah kesuburan, dan gangguan pada paru-paru, misalnya PPOK dan kanker paru-paru,dan bisa kita simak zat kandungan pada Rokok yang begitu berbahaya seperti Acrolein, Karbon Monoxida, gas yang tidak ber bau, Nikotin, cairan berminyak tidak berwarna, Ammonia, gas yang tidak berwarna terdiri dari nitrogen dan hidrogen.

Muhammad Syakir Siswa SMK Negeri
2 Makassar Kelas 10 salah seorang penanya didalam kegiatan itu mengungkapkan “salah satu cara Berhenti merokok yang sudah ketergantungan sebagai pemateri, Dan juga afarudin Mejelaskan untuk berhenti merokok apalagi yang sudah ketergantungan tentunya kita harus membiasakan hidup sehat dan teratur seperti menghindari pergaulan bebas dalam merokok tapi bukan berarti memutuskan tali silaturahmi pada teman teman, rajin berolahraga, sering menghisap permen”, singkatnya.

Dila salahsatu warga Banta bantaeng yang ikut serta dalam kegiatan itu juga bertanya, “salah satu Dampak terjadinya Seks bebas”, Dengan singkat Rahma menjelaskan bahwa dampak Seks bebas dimasa kini tentunya sangat fatal karena jika anak usia dini atau remaja yang masih duduk dibangku sekolah itu sangat berpotensi putus sekolah dengan melalui pernikahan dini sehingga semangat sekolah selaku penerus bangsa sudah tidak ada lagi, contoh dari dampak lain seperti dikatakan Rahma jika anak bangsa melakukan pernikahan dini dampak dari seks bebas tentunya masa depan anak bangsa buram, maka jika buram siapa lagi yang akan penerus para pejabat negara, menjadi guru dan Dosen,serta masih banyak dampak lainnya, Tutupnya.

Kegiatan KKN ini berlangsung selama 1 bulan penuh dan kegiatan lapangan selama 2 minggu serta pembekalan seperti informasi yang diperoleh media ini, jadi total peserta KKN UIT Makassar terbagi  4 (empat)  kelompok, masing masing dalam 1 kelompok terdiri 10 orang  jadi total mahasiswa KKN sebanyak 40 orang laki laki dan perempuan dengan semua jurusan.

 

 

                (HEFRAWANSYAH)