Advokatnews | Bogor – Sebanyak 25 pengurus dan anggota Pers Sukabumi Ngahiji (PSN) mengikuti Opspek (Orientasi Program Studi dan Pengenalan Kampus) atau Mastama (Masa Ta’aruf Mahasiswa) gelombang II STAI Darussalam Sukabumi.

Mereka  merupakan bagian dari 180 peserta Opspek Gelombang II perguruan tinggi ternama di Sukabumi tersebut.

Opspek berlangsung selama dua hari, Sabtu (19/9/2020) dan Minggu (20/9/2020). Hari pertama diselenggarakan di kampus, sedangkan hari kedua di Buper Cinumpang di Kampung Cinumpang, Desa Sukamaju, Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi. Di antara peserta tampak pula Ketua Umum PSN, Iwan Sugiyanto.

Opspek kemahasiswaan Darussalam ini di hadiri ketua PAI (Perkumpulan Advocaten Indonesia) bapak Dr. Sultan Junaidi, S., Sy., M.H.

Ketum PAI menyampaikan “Kita akan mencerdaskan semua masyarakat Indonesia dalam hal hukum, agar masyarakat Indonesia paham terkait hukum Tata Negara dan hukum yang lain seperti perdata dan pidana, bagi khusus mahasiswa dan mahasiswi STAI yang mau berkiprah bisa menjadi advokat, yang sudah di atur oleh undang undang”.

Setelah selesai mengikuti Opspek, anggota PSN yang berasal dari berbagai media tersebut akan mengikuti pekuliahan, baik secara virtual maupun secara tatap muka di bawah protokol kesehatan di Kampus STAI Darussalan Sukabumi di Jalan Pasar Ikan Cibaraja, Desa Selajambe, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi.

“Kegiatan Mastama ini merupakan gelombang kedua untuk tahun akademik 2020. Para peserta menerima materi pengenalan seputar kampus sebagai bekal sebelum mereka mengikuti perkuliahan,” kata Presiden Mahasiswa STAI Darussalam Fadil Abdul Guna saat ditemui oleh awak media di Buper Cinumpang.

Selama masa Opspek, ujar Fadil, para mahasiswa baru diarahkan untuk mengenal seluk-beluk dan kehidupan kampus menyangkut akademik, penelitian, dan kemahasiswaan. Dengan mengikuti Opspek, kata dia, para peserta tidak akan canggung ketika memulai perkuliahan di STAI Darussalam.

“Para peserta juga diberi orientasi tentang organisasi mahasiswa dan perguruan tinggi serta mekanisme perkuliahan di kampus,” jelas Fadil.

Pada hari terakhir Opspek, para peserta dilibatkan dalam kegiatan ekstra kampus yaitu lintas alam. Menurut Fadil, lintas alam merupakan sarana untuk membentuk dan meningkatkan kekompakan di antara para peserta. Sehingga nantinya soliditas yang terbangun dapat dilanjutkan di lingkungan kampus.

“Untuk acara puncak dari kegiatan Mastama atau Opspek ini seluruh mahasiswa-mahasiswi akan membacakan “Sumpah Mahasiswa” sebagai ikrar mereka untuk mewujudkan mahasiswa yang berbakti untuk negeri ini,” ucap dia. (Red)