Advokatnews,

Jakarta – Bupati Cianjur nonaktif Irvan Rivano Muchtar segera disidang terkait kasus dugaan pemerasan kepala sekolah. Persidangan bakal digelar di Pengadilan Tipikor Bandung, Jawa Barat.

“Rencana sidang akan dilakukan di Bandung,” kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah kepada wartawan, Rabu (10/4/2019).

Selain Irvan, tiga tersangka lainnya dalam kasus ini juga segera disidang. Mereka ialah Cecep Sobandi selaku Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Cianjur, Rosidin selaku Kepala Bidang SMP di Dinas Pendidikan Kabupaten Cianjur, dan Tubagus Cepy Sethiady selaku kakak ipar Irvan.

BACA JUGA: Caleg Demokrat Kabupaten Sukabumi Money Politik, Ketua Demokrat: Saya No Comment 

Febri mengatakan ada 51 saksi yang telah diperiksa terkait kasus ini. Unsur saksi terdiri atas Wakil Ketua DPRD Jawa Barat hingga PNS di jajaran Pemkab Cianjur.

Kasus ini berawal dari operasi tangkap tangan (OTT) pada Oktober 2018. Saat itu, KPK mengamankan uang Rp 1,5 miliar dari dalam mobil Kepala Dinas Pendidikan Cianjur Cecep Sobandi, yang diparkir di halaman Masjid Agung Cianjur di waktu Subuh.

KPK kemudian menetapkan empat orang tersangka dalam kasus ini, yaitu Irvan, Cecep, Rosidin, dan Tubagus Cepy Sethiady. Irvan diduga memeras 140 kepala sekolah di Cianjur.

Pemerasan itu diduga terkait dana alokasi khusus (DAK) Rp 46,8 miliar. Dia diduga meminta bagian 7 persen atau sekitar Rp 3,2 miliar dari DAK tersebut. (*/Int)