Advokatnews | Manado, Sulawesi Utara-     Sebagian warga sulut terancam dengan adanya cuaca buruk karena mengakibatkan banjir dan longsor bilah datangnya curahan hujan yang cukup deras dan angin kencang yang berlasung dari pukul 11:39 siang sampai pukul 23:20 malam di beberapa kota yang termasuk manado, sabtu (16/1/2021).

Sementara itu di wilayah jalan SEA lorong cempaka malalayang barat 1 lingkungan 2 kota manado telah dikecutkan dengan korban jiwa akibat bencana alam, sala seorang ibu PNS (guru sekolah) dan seorang anak tertimbun tanah akibat longsor, bukan hanya itu saja tetapi di wilayah TIKALA diduga salah seorang bapak POLISI menjadi korban jiwa juga dengan sebab tertimbun tanah longsor.

Begitu juga di perkamil jalan MANGUNI 19, satu keluarga meninggal dunia karena sewaktu longsor para korban berada dinalam rumah mereka dan tidak sempat menyelamatkan diri mereka, tiga (3) korban tersebut diduga suami istri dan anak.

“Dengan adanya cuaca buruk tersebut kita harus waspada jangan di anggap remeh atau enteng, karena segala sesuatu yang akan terjadi kita tidak tau bilah alam yang berbica, dan kita harus saling mengingatkan satu sama lain kerena hal itu sudah terbukti dengan contoh yang nampak dan jelas disemua wilayah”.

(TOMMY.T)