PAPUA – Advokatnews.com // Judi Toto Gelap atau yang biasa dikenal oleh masyarakat sebagai Togel, merupakan salah satu permainan judi dengan menebak angka yang keluar, permainan judi togel ini banyak diminati oleh masyarakat Indonesia dan hingga saat ini masih banyak pelaku perjudian togel.

Permainan judi togel ini terlihat sepertinya sangat mengiurkan namun sebenarnya permainan judi togel ini sama sekali tidak menguntungkan secara materil justru membawa dampak negatif baik secara materil atau non materi, sehingga pemerintah dengan tegas membuat pasal perjudian togel dan memasukkannya kedalam tindak pidana.

Seperti halnya yang terjadi di provinsi Papua, praktek judi togel yang ada di Papua dilakukan secara terang-terangan dan sepertinya Aparat Penegak Hukum tidak lagi menjadi sesuatu yang harus ditakuti oleh para oknum pelaku perjudian togel disana.

Karena maraknya aktivitas judi togel di Papua Akmar Syamsir Selaku Ketua Ormas Laskar Merah Putih Indonesia Markas Daerah Provinsi Papua (LMPI MADA Papua) akhirnya angkat bicara, Akmar dengan tegas menyampaikan bahwa patut diduga bebasnya praktek judi togel di beberapa daerah yang ada di Papua diduga bahwa ada oknum APH yang memback up bandar Togel, katanya.

Akmar selaku Ketua Ormas LMPI MADA Papua mengatakan keberadaan Ormas merupakan perwujudan dari masyarakat yang berfungsi untuk menjembatani, memperjuangkan dan membela kepentingan masyarakat,dengan ketentuan kolektivitas dan kemampuan pengorganisasian massa ormas juga berfungsi mengawasi dan terlibat dalam dalam program program pembangunan demi kepentingan publik.

Keberadaan Ormas sebagai kontrol sosial masyarakat merupakan hak sebagai warga negara yang dilindungi oleh Undang-undang dan sejalan dengan Peraturan Pemerintah (PP) No 68 tahun 1999 tentang peran serta masyarakat dalam penyelenggaraan negara, ucapnya.

Selaku kontrol sosial masyarakat seperti yang diamanatkan dalam undang-undang Akmar selaku Ketua Ormas LMPI MADA Provinsi Papua merasa perlu menyuarakan permasalahan didaerahnya Ia bersama para pengurus LMPI Provinsi Papua bingung melihat keadaan didaerahnya, ” kami bingung melihat penegakan hukum yang di Papua ini,kemana saja aparat penegak hukum di Papua apa mereka semua itu tidak tahu atau memang pura pura tidak tahu tanya Akmar..?? APH seakan tutup mata dengan bebasnya judi togel di Papua” kata Akmar.

Aturan sudah jelas dan bukti sudah kuat tapi kenapa judi togel tidak bisa di tangkap dan yang sangat membingungkan ada yang buka judi togel berdekatan dengan polsek tegas ketua LMPI Papua.

Padahal menurut Akmar aturan hukum tentang judi togel sudah sangat jelas, pelaku perjudian togel dapat dijerat oleh pasal 303:ayat 1 KUHP tentang perjudian togel.

Lanjutnya, pemerintah telah merubah ancaman hukuman dalam pasal 303:ayat 1 tentang judi togel dari yang semula pidana penjara paling lama 2 (dua)tahun 8 (delapan) bulan dan atau denda sebanyak-banyaknya Rp 90.000 (sembilan puluh ribu rupiah) menjadi hukuman penjara paling lama 10 (sepuluh) tahun dan atau denda sebanyak-banyaknya Rp 25.000.000(dua puluh lima juta rupiah).

Melalui pemberitaan ini Akmar menyatakan, dalam waktu dekat ini kami akan mengirim surat kepada pak Kapolri agar dapat menegur Polda dan Polres untuk segera menghentikan bandar togel yang ada di Papua terutama yang ada di kabupaten Keerom, kabupaten Jayapura dan kota Jayapura, ungkapnya.

Kepada Aparat Penegak Hukum di provinsi Papua Akmar mengingatkan agar bekerja secara profesional dan jangan coba-coba untuk terlibat dalam praktek judi togel di Papua, sehingga buat kami dan masyarakat Papua hilang kepercayaan terhadap penegak hukum yang ada di Papua,pungkas Akmar @ Zen Adebi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here