Advokatnews | Kota Bekasi – Seorang oknum kepala pasar harapan jaya diduga bertindak sewenang-wenangnya pada para pedagang Pasar Harapan Jaya Kota Bekasi, Sabtu 10/12/22.

Adapun tindakan atas sikap kesewenang-wenangannya adalah sebuah perdebatan oleh salah seorang pedagang yang merenovasi tempat usahanya.

“saya telah merenovasi kios saya pada rabu malam, kamis pagi selesai” ucap RB (inisial)

“Namun kamis siang saya di panggil ke kantor Pasar Harapan Jaya untuk membongkar
kembali apa yang telah saya ubah” terangnya lagi.

“Kamis malam terpaksa saya bongkar kembali, hingga jumat pagi selesai” ucapnya

Namun setelah selesai pembongkaran atas renovasi kios, RB selaku narasumber kami dipanggil kembali ke kantor pasar Harapan Jaya.

RB sempat kaget ketika Kepala Pasar Harapan Jaya menyodorkan Surat Pernyataan yang dibuat secara sepihak olehnya untuk ditanda tangan RB.

“Saya kaget, dan saya tolak untuk menandatangani Surat Pernyataan tersebut” tegas RB

Hingga akhirnya Surat Pernyataan tersebut dirobek oleh Kepala Pasar Harapan Jaya didepan RB, hingga RB mendatangi Kantor Redaksi Advokatnews untuk memberikan kesaksian atas segala kejanggalan yang terjadi disekitar Pasar Harapan Jaya Kota Bekasi.

Ketika tim Investigasi redaksi turun ke lapangan, para pedagang Pasar Harapan Jaya Kota Bekasi, ternyata ikut membantu memberikan kesaksian terkait retribusi yang tidak sewajarnya, serta pembangunan lapak baru yang diperjual belikan kepada para pedagang sebesar 5 juta rupiah.

Hal ini redaksi dapatkan bukti langsung berbentuk rekaman kesaksian para pedagang pasar Harapan Jaya, juga dibenarkan kembali oleh RB.

Adapun berita mengenai dugaan yang berkaitan dengan Kepala Pasar Harapan Jaya baik terkait perdebatan salah seorang pedagang (RB) dan Retribusi yang diduga ada mark up, maka patut dipertanyakan, hingga sore ini belum adanya konfirmasi dari pihak Pasar Harapan Jaya. (SH/Red)