Advokatnews, Purwakarta- Siap-siap! Kejaksaan Tinggi Jawa Barat saat ini sedang mendalami kasus berkaitan aset negara (Cooler Trush Bearing), yang katanya hilang beberapa tahun lalu.

Turbin pendingin yang mana peruntukannya bagi pembangkit listrik di PLTA, kini mulai di buka kembali permasalahannya oleh Kejaksaan Tinggi Jawa Barat.

Ketika ditemui diruang kerjanya, Kasie Intel, Abdul Muis Ali, beberapa waktu lalu mengatakan akan segera memanggil para pihak yang mana berkaitan dengan permasalahan ini guna dimintai keterangan.

“Kami dari Kejaksaan Tinggi Jawa Barat, pastinya akan menindaklanjuti laporan informasi tersebut, tentang siapa yang akan kami mintai keterangan, Nantipun teman-teman media pasti lebih cepat tau nya” jelasnya.

Permasalan aset milik negara terkait CTB, yang menurut (Nr) ini bergulir dari tahun 2011 silam, karna tidak ada yang mengusiknya, baik Pemerintah sendiri (Kementerian BUMN), Institusi penegak hukum, hingga permasalahan ini pun menjadi dingin.

Selasa (07/07/2020), team Advokatnews datangi kantor PLTA di Purwakarta, berharap dapat bertemu dengan salah seorang senior di PJT II (Ag).

Menurut informasi yang redaksi terima, beliau (Ag) sangat faham betul tentang permasalahan yang sedang bergulir di Kejaksaan Tinggi saat ini.

Sangat disayangkan, ketika team Media ingin meminta waktunya untuk konfirmasi dengan saudara (Ag), team pun terhalang dengan penjagaan yang begitu ketat dan sepertinya juga sudah tersetting dengan baik dalam upaya menghentikan langkah Media dalam mencari informasi dan konfirmasi.

Faktanya, diawal Seorang Security mengatakan bahwa Saudara (Ag) ada, tapi anehnya beberapa menit kemudian Security tersebut mengatakan beliau (Ag) Sudah pergi dengan asistennya entah kemana,jelas salah seorang sekuriti kepada team Media Advokatnews.

Hal demikian menjadi pertanyaan besar team Advokatnews, terkait pernyataan bapak sekuriti tersebut, beda menit beda pula ucapan nya, ada apa sebenarnya dengan Saudara (Ag)?

Kedatangan team Advokatnews ke PLTA Jati Luhur, hanya ingin bersilaturahmi, sekalian ada hal lain yang ingin dikonfirmasi tentang kebenaran nya kepada yang bersangkutan (Ag).

Melihat situasi yang kurang berkenan, team Advokatnews pun segera meninggalkan lokasi tersebut, berharap dikemudian hari, beliau (Ag) atau pihak PLTA mau menghubungi kembali, dan siap memberikan informasi yang mana saat ini permasalahannya sedang bergulir di Kejaksaan Tinggi Jawa Barat.

Pesan moral bagi pejabat terkait, jangan mengumpat ketika didatangi teman media, bila benar didalam menjalankan tugas tidak ada pelanggaran hukum yang dilakukan, kenapa harus takut? (Red)