Advokatnews | Tulangbawang Lampung-Terkait Kurangnya Dosis Vaksin Untuk Para Napi yang Akan Divaksinasi dalam Rutan Kelas II B Menggala yang Dibenarkan Kepala Rutan Gowim Mahali, Amd,lp,S.Sos,Msi pada kamis (15-09-2021), Membuat Kepala Dinas Kesehatan Tulang Bawang Mengambil Sikap Memprioritaskan Kekurangan Dosis Vaksin di Rutan Kelas II B Menggala.

Hal Tersebut Menurut Kadiskes Tulang Bawang
Sangat Priotas, Guna Memutuskan Mata Rantai Covid-19 dalam Rutan Menggala.

“Informasinya Sudah kita Terima Atas Kekurangan Vaksin di Rutan Menggala dengan Jumlah Napi yang sudah divaksin sekitar 250 orang napi yang sudah di vaksin Tahap I dan II, sedangkan Napi Berjumlah 350 Orang Napi Berarti kurang 150 vaksin,” Jelas Kadis Fatoni,Kep, MM.

Kadis Fatoni Melanjutkan, “Untuk Kekurangan sekitar 150 Orang Napi, Nanti Minggu depan akan kita berikan Tambahan Melalui Tim Puskesmas Menggala yang berangkat ke Rutan, Itupun Melihat Dosis bila Mencukupi Langsung Kita Berikan secukupnya, bila Tidak mencukupi Nanti Itu Bertahap,” Kata Fatoni kepada awak Media Pada jum’at (16-09-2021).

Perlu diketahui, kekurangan Dosis Vaksin di rutan Menggala yang dikatakan kepala rutan Gowim Mahali, Amd,lp,S.Sos.,Msi bentuk dari kepeduliaan Selaku Kepala rutan Agar Napi Binaan Gowin Bisa divaksin Seluruhnya guna untuk upaya pemutusan Covid-19 dalam rutan Binaan Gowin.

Karutan gowim Berharap dengan Divaksinnya Seluruh Para Napi, Menjadikan para Napi Terbebas dari Covid-19.

Hal Senada juga diharapkan Kadiskes Fatoni, Ia Berharap walaupun Sudah Divaksin Para Napi Tetap Mengedepankan Protokol Kesehatan, agar  mata rantai Pandemi Covid-19 ditulang bawang benar-benar terputus, dan tulang bawang Zona hijau dari Covid-19. (Kpl)