Advokatnews | Tuba Barat Lampung- Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Komite Wartwan Reformasi Indonesia (KWRI) kabupaten tulang bawang barat Lampung sayangkan sikap Hercules yang disinyalir menghina profesi Wartawan. Hal tersebut di sampaikan Mirhan selaku ketua KWRI tubaba di ruang kerjanya di tiyuh kagungan ratu tulang bawang udik pada hari sabtu (21-01-2023) kemarin.

Kepada Media, Mirhan mengatakan dirinya mengutuk keras ucapan seorang preman ternama yang menghina profesi Wartawan.

“Saya sebagai wartawan Indonesia sangat kecewa melihat video yang beredar di medsos menghina dan mengatakan bahwa wartawan propokator, bilang kepala tulis kaki, bahkan ada bahasa berani macam- macam saya sikat kata seorang preman besar itu, tentunya saya selaku wartawan kecewa’ Hal inilah yang membuat saya merasa terpanggil dan ikut merasakan luka yang mendalam,” ujar Mirhan.

Selanjutnya mirhan menjelaskan Bahwa seorang jurnalis dalam melakukan profefesi selalu berpegang teguh pada UU No 40 serta berpedoman pada kode etik.

“Menurut saya dalam pemberitaan ada Eksplorasi berita, Unsur berita dan nilai berita serta Tugas wartawan merupakan tugas yang paling mulia. Perlu di ingat, pers merupakan pilar keempat dalam kemerdekaan bangsa ini,
Untuk itu saya mengutuk keras atas ucapan dari seorang preman yang tak beretika,” Cetus  Mirhan yang Nota Benenya Ketua KWRI Itu.

Diketahui sebelumnya, Unggahan Video beredar terlihat jelas Sosok Pria “Hercules” Tampak mengeluarkan kata-kata yang dipandang kurang bijak dalam menanggapi konfirmasi Wartawan dalam menjalankan tugasnya.

Dalam Hal ini, Mirhan Berharap Kepada lembaga penegak hukum dan para Lembaga Se-propesi untuk dapat menyikapi tegas sesuai dengan peraturan.

“Saya berharap kepada penegak hukum, Dewan pers serta organisasi pers agar dapat mengambil langkah tegas dalam menyikapi penghinaan yang di lakukan Hercules terhadap insan pers seluruh Indonesia bahkan pers internasional,” harapnya dengan piss wajah terlihat Optimis dan Tegas. (Pwr/Team)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here