Advokatnews | Palangka Raya – Satuan Narkoba Polda kalteng telah berhasil menangkap 2 orang pelaku Pengedar Narkoba, yang dengan terbukti menyimpan dan mengedarkan barang jenis narkotika jenis sabu. Minggu (28/11/2020)

Dari pengembangan, Berdasarkan hasil pemeriksaan kedua pelaku “Mengaku barang haram tersebut didapatkan dari oknum (KH) dan (FA) yang mana menjalani hukuman mereka tujuh (7) tahun dan lapan ( 8) tahun..

yang berada didalam penjara serta dikendalikan oleh pelaku dalam lapas narkoba kelas II A kasongan kabupaten Katingan. (Kalteng)

Dalam menindak lanjuti keterangan yang didapat Satuan Narkoba Polda kalteng langsung memburu dan berkordinasi dengan pihak ka lapas agar bisa melakukan penggeledahan kepada oknum yang diduga kuat sebagai pengendali narkoba yang berada di dalam lapas narkoba kasongan tersebut.

Tim narkoba Polda Kalteng langsung berkoordinasi dengan ka lapas narkoba Katingan untuk memeriksa terduga yang berada di dalam lapas tersebut serta mencari BB yang lainya.

Tim satuan narkoba Polda tiba di lp kelas II A kasongan kurang lebih pukul 13.30 WIB, Namun Satuan Narkoba Polda kalteng terkendala untuk masuk langsung kedalam lapas narkoba kelas II A. Kasongan karena penjaga yang pada saat itu tidak kooperatif dan pintu utama tidak di buka tetap mengunci pintu utama jalan masuk.

Sehingga tim narkoba Polda tidak bisa masuk untuk menjemput dan menemukan barang bukti apapun.

Dari hal ini kita liat begitu lemahnya pengawasan atau ada unsur ke sengajaan yang mana seharusnya rumah tahanan yang bisa mendidik serta membina membuat epek jera agar apa bila bebas bisa kembali jadi warga masyarakat yang baik.

Tetapi rutan atau rumah tahanan malahan menjadi tempat bersarangnya para penjahat yang dengan bebasnya mengatur kejahatannya di luar dari dalam rutan. Apa lagi kalau malah barang haram bisa masuk keluar dikendalikan.

Perlunya tindakan tegas untuk ukmum anggota yang sengaja berkerja sama dengan warga binaannya selain pemecatan patut juga di hukum berat serta penyitaan aset aset nya jika perlu agar bisa menjadi contoh bagi oknum oknum yang lainnya agar tidak melakukan hal yang sama.

( Riduan/Moko)