Advokatnews|Bener Meriah-Bupati Bener Meriah Tgk. H. Sarkawi didampingi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Drs. Haili Yoga, M.Si menerima kunjungan sekaligus mengadakan temu ramah dan diskusi dengan Direktur Utama (Dirut) Lembaga Pengelola Dana Bergulir Kopersi Usaha Mikro Kecil dan Menengah ( LPDB-KUMKM) Supomo dan rombongan di aula Pendopo Bupati, Selasa, (24/11/2020).Dalam temu ramah dan diskusi yang dipimpin oleh Sekda Drs. Haili Yoga, M.Si tersebut tersebut, Bupati Bener Meriah Tgk. H. Sarkawi lebih menitik beratkan kepada kualitas kopi Arabika Gayo dan anjloknya harga kopi tersebut, bukan Cuma itu, permintaan kopi Gayo dari mancanegara juga bisa dikatakan buat sementara ini sangat kecil, sampai sekarang ini kami terus mencari solusinya, semoga dengan kedatangan Dirut LPDB-KUMKM ke Gayo khusunya Kabupaten Bener Meriah ikut membantu untuk mengatasi masalah ini, demikian disampaikan oleh Bupati Tgk. H. Sarkawi kepada Supomo selaku Dirut LPDB-KUMKM dalam diskusi tersebut.“Kami dari Pemerintah Daerah mohon kepada Bapak Dirut LPDB-KUMKM untuk membantu dan mencarikan solusinya agar apa yang kami rasakan saat ini di Gayo terutama dalam masalah kopi Gayo ini ada perbaikan harga dan ekspor juga bisa kembali normal, dan hal ini juga pernah kami sampaikan kepada Menteri Kopresi UKM Teten Masduki dalam pertemuan beberapa waktu yang lalu di kantor Kementerian Koperasi dan UMKM Jakarta,” Bupati menjelaskan.

“Kopi Gayo sebagaimana kami ketahui, ini adalah penyumbang devisa bagi Negara itu sebelum pandemi Covid-19, tapi sekarang dengan wabah ini kopi Gayo sangat terpuruk dan terjun bebas,” ujarnya.Dalam diskusi itu kepada Dirut LPDB-KUMKM dan rombogngan Bupati lebih lanjut menjelaskan, di Gayo dalam masa pandemi Covid-19 ini banyak yang menimpa kopi Gayo, mulai dari harga, permintaan pasar yang menurun, padahal sekarang ini panen puncaknya kopi Arabika Gayo, dan stock yang lama baik di Medan – Sumut maupn di Bener Meriah dan Aceh Tengah masih menumpuk, papar Tgk. H. Sarkawi.

Sementara dalam temu ramah dan diskusi tersebut menyahuti keluhan dari Bupati Bener Meriah, Dirut LPDB-KUMKM Supomo berjanji akan membantu mengatasi permasalahan Kopi di Kabupaten Bener Meriah yaitu dengan cara akan memcoba menyerap stok kopi yang tertahan di tingkat kolektor melalui pembiayaan Koperasi yang memenuhi syarat dan sehat dengan konvensasi bunga renda serta harus didukung kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Bener Meriah, tegas Supomo dalam pertemuan itu.Sebut Supomo, kopi-kopi yang ada tersebut akan disimpan melalui resi gudang dan dikontrol oleh PT. KBI (Kliring Berjangka Indonesia) kemudian juga akan membantu mencari pasar baru seluas-luasnya, ungkap Supomo.

Sesuai dengan arahan Bapak Menteri Kopreasi dan UMKM RI, Kopi rakyat itu harus kita serap melalui skema berkoperasi dan untuk tahun ini LPDB hanya membiayai koperasi, dan petani harus bergabung dengan koperasi, sebab kalau hannya sendiri-sendiri bisa dipastikan akan lemah menghadapi Buyer, sementara LPDB-KUMKM itu mempunyai tugas untuk melaksanakan pengelolaan dana bergulir untuk pinjaman konvensional dan/atau pembiayaan sesuai prinsip syariah kepada koperasi, dan usaha mikro, kecil dan menengah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, jelasnya.

Disesi akhir, Bupati Bener Meriah Tgk. Sarkawi menyampaikan apresiasi dan ucapan terimakasih atas kunjungan LPDB – KUMKM beserta rombongan dari Komenkop dan UMKM untuk membawa kabar gembira, harapan sekaligus menyahuti harapan masyarakat Kabupaten Bener Meriah tentang Kopi Gayo, semoga ini bisa cepat terwujud, Insyaallah, kata Bupati dalam temuramah dan diskusi tersebut.Hadir dalam pertemuan tersebut dari romobongan LPDB – KUMKM Supomo juga didampingi oleh, Riza Damanik (Stafsus Menteri Koperasi dan UKM), Krisdianto (Direktur Bisnis LPDB-KUMKM), Djarot W. Wibowo (Direktur Pengembangan Usaha LPDB-KUMKM), M. Hanafiah (Asdep Tata laksana), Direktur Utama PT. KBIDr. Wildan, M. Pd (Kadis Koperasi dan UKM Aceh), Sedangkan dari Pemerintahah Kabupaten Bener Meriah selain Bupati dan Sekda juga tampak hadir Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Abdul Muis, SE, MT, Para Kepala SKPK, Para Direktur Koperasi, Para Pelaku UMKM se- Kabupaten Bener Meriah serta pihak terkakait dan undangan lainnya. (Anisyah).