Advokatnews | Tulangbawang Lampung- Merebaknya pemberitaan Melalui Media Online Atas Dugaan   Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Pemukiman Kabupaten Tulang Bawang Lampung Yang Terindikasi Tebang Pilihnya Menjalani Program Bedah Rumah
Medapat Sorotan dari Kalangan masyarakat.

Sorotan Tajam dari Masyarakat  Berawal dari Tersebarnya Pemberitaan dari Berbagai Media, Salah satunya Media Online Sergapnews.com Bejudul ” Diduga dinas Perkim Tuba Tebang Pilih Program Bedah Rumah” Edisi Tanggal Selasa 19 Oktober 2021.

Kali Ini, Sorotan dari ketua Lsm Tegakkan Amanat Rakyat( TEGAR) Sulaiman dan Ketua Forum Masyarakat Lampung Bersatu (FORMALAB) Budi Raindra.

Kepada Awak Media, Sulaiman selaku Ketua LSM TEGAR Mengatakan Program Bedah Rumah yang dilaksanakan Dinas Perkim Kurang Propesional Menempatkan Penerima Bantuan.

“kalau Dinas Perkim Profesional Menempatkan Penerima Bantuan Bedah Rumah Tentunya Pihak dinas Bisa Memilah Yang Sekala Priotas Yang di Utamakan, Kata Sulaiman disekretariat Lsm Tegar Jl.Cokro Aminto Sa,at Bersama Budi Raindra pada Kamis (21-10-2021).

Sementara ditempat yang sama Ketua Formalab “Budi Raindra” menambahkan: Bila Skala Priotas di Utamakan oleh Pihak Dinas Perkim Tentunya Tidak akan ada Pemberitaan Kekecewaan yang dialami Masyarakat Apalagi Penerima Bantuan Tidak Seimbang Per Kecamatan, Ujar Budi pada sa,at Silaturahmi di sekretariat LSM TEGAR.

Lanjut Budi,”Saya yakin Dalam Standar Operasional Prosedur (SOP) Tentunya Mengedepankan Skala Prioritas Yakni Rumah yang Sudah Reot Bahkan yang Bisa Membahayakan Keluarga,” Tukas Budi.

Diberitakan Sebelumnya Oleh Media Online Sergapnews.Com, Joni (31 Th) Merasa Kecewa atas Kinerja Dinas Perkim dalam Hal Memverifikasi Proposal Bantuan Disebabkan Rumah Kakeknya Tidak Mendapatkan Bantuan Program Bedah Rumah.
Dalam Pemberitaan Tersebut Ia Mengatakan :

Bupati Tulang Bawang Dr Hj Winarti ,SE MH beberapa waktu lalu telah meresmikan peletakan batu pertama di daerah Kecamatan Penawaran Aji yang di gadang-gadang suatu Realisasi 25 program BWM yang mana anggaran tersebut menggunakan Anggaran APBD senilai Rp. 15.000.000.00 ( Lima Belas Juta Rupiah ) per satu Kepala Keluarga ( KK).

Yang menjadi penerima bantuan Bedah Rumah dan akan di realisasikan tahun 2021 sebanyak 66 unit dan total dari tahun 2018 sampai dengan tahun 2021 sebanyak 1.427 unit Rumah dengan rincian dibangun dengan menggunakan dana APBD sebanyak 326 unit dengan total anggaran berkisar Rp. 4.89 Milyar, sedangkan Bantuan Bedah Rumah dari APBN 1.101 unit Rumah dengan Total Anggaran 19.2 Milyar, Ujar Joni (31 Th)

“Sedangkan rumah yang tidak layak huni di Menggala Kota Khususnya Kampung Bugis masih ada beberapa rumah yang notabenenya masih ada yang reyot, atau tidak layak huni, seperti yang di sampaikan salah satu awak media berinisial J (31) yang merasa sangat kecewa dan menyangkan, bahwa dia telah mengajukan proposal di beberapa titik satker, seperti di BAZNAS, Dinas Sosial, Bagian Umum dan terakhir di PERKIM,”Jelasnya

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa dia mengajukan proposal tersebut di satker tersebut tidak lebih dan tidak bukan ingin supaya ada perhatian Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang agar bisa ada tali asih, dari Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang agar bisa Menindaklanjuti dan memperbaiki rumah kakeknya yang telah ambruk,”Ungkapnya

“Dari sekian ratus milyar rupiah yang di realisasikan untuk program bedah rumah yang tidak layak huni ia berharap, agar bisa rumah kakeknya yang telah ambruk bisa jadi perhatian Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang khusus Bupati Tulang Bawang,”Harap Joni (31 th).

Sementara Ditempat yang Berbeda, Pimred Media Online sergapnews.com “Periyadi” yang Notabenenya Juga Ketua LSM GPMB Membenarkan atas Pemberitaan Media yang Ia Pimpin.

Sementara Berita Diterbitkan, Kepala dinas Perkim Tulang Bawang Dikonfirmasi Melalui HP Seluler Belum ada Jawaban, Terlihat di WA Bertuliskan Off Line. (hepi)