Advokatnews | Tulangbawang Lampung – Pada Sa’at Anjloknya Harga Singkong di Tulang Bawang, Membuat Petani Singkong Merasa Kecewa.
Ditinjau dari sektor Penghasilan Yang Sangat Minim Bahkan Membuat Petani Singkong di Tulang Bawang Merasa Kerugian Bahkan Berdampak Ekonomi Terhimpit.
Hal Tersebut Membuat Perhatian Kepala Dinas Pertanian Tulang Bawang, Orang no Satu di Dinas Pertanian Tulang Bawang Berupaya Solusikan Ekonomi Masyarakatnya Agar Membaik.

Pada Hari Rabu 10 Maret 2021, Ir. Sumarno,M.P. Selaku Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Tulang Bawang Lampung, Sa’at Menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kabupaten, di Gedung Serba Guna (GSG) Setempat. Jum’at (26-03-2021).

Momen tahunan tersebut merupakan proses perencanaan partisipatif bottom up planning yang dimulai dari Musrenbang Kecamatan dan penghujungnya adalah Musrenbang Kabupaten ini.

Dalam kesempatannya Ir. Sumarno, M.P. Selaku Kepala Dinas Pertanian menanggapi berbagai pertanyaan tentang permasalahan yang terjadi di sektor pertanian belakangan ini. Diantaranya adalah tingginya harga cabai dan rendahnya harga singkong.

Terkait dengan rendahnya harga singkong yang dikeluhkan petani, Kadistan menyarankan kepada petani untuk memilih varietas singkong atau ubikayu yang memiliki kandungan pati yang tinggi, diantaranya varietas Casesa.

Selain itu, penjajakan kerjasama antara Dinas Pertanian dan PT. Gunung Madu Plantation digulirkan sebagai solusi mengatasi permasalahan ini. PT.GMP akan bermitra dengan petani singkong dalam replanting singkong menjadi tebu dengan kriteria jarak lahan kurang dari 70 kilometer dari pabrik gula GMP.

Diharapkan dengan solusi ini dapat mengatasi permasalahan yang terjadi dan meningkatkan kesejahteraan petani Tulang Bawang. (Budi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here