Advokatnews, GOWA II | Sulawesi Selatan-  Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat diberlakukan sejak tangal 3/7 sampai tanggal 20/7, kamis (15/07/2021).

Demi keselamatan salah satu bentuk kepedulian pemerintah melakukan program PPKM demi mencegah penularan covid 19 yang semakin ganas dengan varian baru.

Terkhusus dilingkungan galoggoro kelurahan bontoramba, kecamatan sombaopu kabupaten gowa propinsi sulawesi selatan (sul sel).

Terdengar isu bahwa dilingkungan galoggoro yang memiliki dua RT yakni RT /005 dan RT /006 .masing masing memiliki warga yang terpapar covid 19 dari hasil pemeriksaan puskesmas mereka dinyatakan positif.

Sehingga kedua warga yang terpapar tersebut disarankan untuk melakukan isolasi mandiri.

Adapun warga RT /005 inisial N diperkirakan sudah hampir satu pekan mengalami Isolasi mandiri, awal ketahuan semenjak N ikut dengan anaknya ke puskesmas samata, karena anak dari N ingin bersalin,salah satu syarat mereka yang ingin menjaga pasien di rumah sakit harus melalui tes swab, jelang berapa lama N dinyatakan reaktif yang berujung positif sehingga pihak puskesmas menyarankan wanita paruh baya ini harus menjalani isolasi mandiri di rumah mereka masing masing

Terpisah saat penutupan gang jalan yang ada dilingkungan galoggoro dengan pemberlakuan satu arah melalui ketua RT/ 005 Takbar Laja bersama warga menjelaskan kepada media ini bahwa kami tutup jalanan sifatnya sementara karena ada lagi warga RT 006 terpapar covid 19 sehingga sebagai antisipasi agar warga yang terpapar tidak boleh berkeliaran dan dapat terpantau dengan baik.

Disamping itu ketua LPPM kelurahan bontoramba drs Muhammad Said daeng Parumpa yang turut hadir menyaksikan penutupan gang jalan membenarkan kepada media ini bahwa di RT 006 juga satu rumah terpapar vovid 19 dengan jumlah 5 orang, diantaranya pasutri dan dua orang anak serta satu orang dari adik kandung inisial YU pasutri tersebut.

Menurut informasi yang diperoleh Media ini Suami dari YU diduga telah datang pemeriksaan di puskesmas samata sehingga alhasil suami dari YU diduga mengeluarkan hasil positif, sehingga klaster dari suami YU menulari satu keluarga yang ada didalam rumah mereka, ucapnya.

Hingga berita ini diturunkan sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat agar serba hati hati dalam menghadapi wabah virus covid 19 ini ,disarankan juga buat warga dari luar lingkungan galoggoro agar tidak ceroboh harus selalu waspada dan mematuhi protokoler kesehatan sesuai anjuran oleh pemerintah, dalam hal ini tentunya masyarakat harus patuh terhadap aturan yang ditetapkan oleh pemerintah demi keselamatan bersama karena menjaga jiwa agar terhindar dari virus berbahaya ini lebih utama.

Jangan hanya taunya mengkritik kebijakan pemerintah karena pemerintah dalam mengambil suatu larangan seperti menghindari kerumunan wajib pakai masker serta jaga jarak itu demi keselamatan kita bersama diberlakukannya PPKM ini tentunya kita harus lebih mengambil hikmah dibalik PPKM kita harus lebih berfikir positif atas kebijakan ini.

 

(HEFRAWANSYAH)