Advokatnews|Aceh Selatan-Bupati Aceh Selatan Tgk. Amran melaunching dan bedah buku mantan Bupati Aceh Selatan beserta istri, Alm H. Azwir S.Sos – Hj. Jafnimar Jakfar, berjudul “Satu Hati Menggapai Mimpi Untuk Negeri”, ditulis oleh Maidar Darwis M.Ag dan Zulfata M.Ag, di Gedung Rumoh Agam, Jalan Nyak Adam Kamil, Tapaktuan, Kamis (23/7/2020).

Turut hadir pejabat Forkopimda, Hj. Jafnimar Jakfar (istri alm. H. Azwir), Tgk. Abrar Muda, Sekda H. Nasjuddin SH MM, para Asisten, Staf Ahli, kepala SKPK, dan undangan lainnya.

Bupati Aceh Selatan, Tgk. Amran dalam kata sambutannya diantaranya menyebutkan, sungguh banyak sisi iktibar yang dapat diangkat melalui kisah – kisah yang diuraikan melalui buku biografi Alm. H. Azwir ini.

Bahwa keuletan dan proses perjuangan seseorang dalam hidup sangat mempengaruhi karakter dan mentalitas seseorang. Terutama ketika seseorang tersebut hendak memasuki dunia kepemimpinan birokrasi.

Yang nantinya akan menghadapi suatu permasalahan yang komplit. Namun kepentingan daerah dan kepentingan masyarakat mesti menjadi landasan utama dalam menyelesaikan masalah,” sebutnya.

Tgk. Amran berharap semoga dengan adanya buku ini senantiasa menjadi doa yang terus mengalir pada Almarhum H. Azwir sebagai salah satu bentuk ibadah dan apresiasi atas dedikasinya selama ini dalam membangun Aceh Selatan.

“Juga senantiasa memberi semangat kepada istri Alm. H. Azwir yakni Hj. Jafnimar Jakfar yang selama ini setia dalam suka, duka maupun cinta dalam menghadapi aral melintang,” ucapnya.

Pada sisi lain, Bupati Tgk. Amran menyatakan, dirinya tidak anti kritik maupun saran jika kritik dan saran tersebut demi pembangunan Kabupaten Aceh Selatan.

Silahkan saja kritik dan beri saran, kami siap menampung jika hal itu demi pembangunan Aceh Selatan yang lebih baik,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, ia mengharapkan dukungan Forkopimda, dan masyarakat Aceh Selatan untuk melanjutkan pembangunan Aceh Selatan sesuai dengan visi dan misi pasangan Azam (Alm. H. Azwir-Tgk. Amran) untuk mewujudkan Aceh Selatan Hebat.

“Jika sendiri tentu saya tidak mampu karena ini bukan mengelola kelompok tetapi mengelola daerah yang kita cintai ini. Oleh karena itu, saya mengharapkan dukungan semua pihak untuk mewujudkan Aceh Selatan Hebat,” pintanya. (Zulfandi)