Advokatnews|Aceh Tengah-Berbagai dukungan terus mengalir deras untuk memperjuangkan lahirnya Privinsi ALA. Tidak sedikit juga yang menolak Perjuangan ALA. Tentu, yang menolak karena kurang minum kopi gayo, lebih terbiasa dengan minum kopi asalan sehingga pemikirannya kurang peduli terhadap pembangunan wilayah tengah kata Baiksyah di kediamannya Bamil Nosar, Sabtu (26/09/2020).

Lanjut mantan pengurus Sentral Informasi Mahasiswa (SIMA- ALA), Baiksyah, siapa saja yang mengatakan Pemekaran itu hanya kepentingan politik di saat hendak pemilu. sepertinya para pengamat yang membidangi orang hilang, oknum akademisi dan oknum tokoh politik Aceh kurang minum kopi Gayo.

“menurut kami pemekaran itu jelas kebutuhan umat wilayah tengah. mungkin, orang berpikiran karena penggerak-penggerak ALA ni banyak orang politik, saya rasa sesuatu hal yang wajar digerakkan oleh mereka dengan didukung masyarakat.

“kita selaku warga sangat menginginkan Propinsi ALA atau apapun namanya nanti, lahir cepat secepat kilat kalau bisa, selama ini ada masalah kecil dalam perjuangan. Dalam pergerakkan pasti ada kerikil kerikil kecil mengganggu kosenterasi. itu hal wajar”, pinta Baiksyah.

“Wacana Pembentukan pemekaran Provinsi ALA itu bukan lagi keinginan para elit politik akan tetapi sudah menjadi kebutuhan masyarakat akar rumput, dengan tujuan meningkatkan kesejahteraan.

“Dengan adanya Provinsi baru di Aceh sudah pasti menciptakan lapangan pekerjaan selebar-lebarnya untuk generasi penerus wilayah tengah ini”.

Lebih lanjut tegas Baiksyah,Provinsi Aceh Louser Antara (ALA) sudah menjadi sebuah harapan warga wilayah tengah, menjadi kebutuhan untuk memperpendek rentang kendali pelayanan Pemerintahan kepada masyarakat serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Siapa siapa yang menilainya Pemekaran Propinsi ALA itu hanya kepentingan sesaat perlu di pertanyakan analisannya. Bisa jadi selama ini kurang minum kopi gayo kualitas Dunia atau hanya meminum kopi pesel menyebabkan kurang respek terhadap lahirnya Provinsi baru di Aceh”.

Baiksyah juga menghimbau kepada seluruh pemuda wilayah tengah untuk berjuang bersama-sama supaya pemekaran Provinsi ini cepat terwujud. Jangan hiraukan ocehan yang melemahkan perjuangan.(Pahmisyah Pitra).